ParentingTak Berkategori

Yuk, Cegah Stunting Sejak Dini!

Halo, Ladies!

Beberapa tahun terakhir, Indonesia, bahkan dunia dihebohkan dengan masalah gizi pada balita, khususnya stunting (gizi pendek) karena dampaknya sangat kompleks. Namun, tidak perlu khawatir karena ternyata gizi pendek itu dapat kita cegah, lo, Ladies. Pada masa 1000 hari pertama kehidupan anak umur 0-2 tahun masih bisa diperbaiki. Untuk lebih jelas apa itu stunting atau gizi pendek, yuk, Ladies, simak ulasan di bawah ini!

Pengertian Gizi Pendek

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, yakni tinggi badan anak lebih rendah dari standar tinggi badan seusianya atau mencapai -2 standart deviasi (WHO).

 

Penyebab Terjadinya Gizi Pendek

Pada umumnya, stunting disebabkan oleh rendahnya asupan nutrisi pada janin saat kehamilan, berat badan bayi ketika lahir rendah atau BBLR, sanitasi, kebersihan lingkungan yang dapat menyebabkan anak terkontaminasi oleh bakteri. Selain itu, tidak memberikan imunisasi pada balita sehingga mengalami infeksi berulang, tidak mendapatkan ASI eksklusif yang dapat menyebabkan malnutrisi pada anak.

 

Dampak Stunting

  1. Mengganggu pertumbuhan tinggi dan berat badan anak. Ketika anak mengalami stunting, salah satu cirinya adalah berat badan cenderung turun.
  2. Tumbuh kembang anak tidak maksimal, terlambat berjalan, dan kemampuan motorik akan terganggu.
  3. Dapat memengaruhi kecerdasan otak dan kemampuan belajar. Anak stunting cenderung memiliki IQ lebih rendah dibandingkan dengan anak normal seusianya, sulit dalam belajar, dan konsentrasi.
  4. Mudah terserang penyakit. Anak stunting memiliki risiko mudah terkena penyakit infeksi, bahkan penyakit degeratif saat dewasa kelak, seperti diabetes, jantung, kanker, dan strok.

 

Mengingat dampak stunting cukup mengganggu tumbuh kembang anak, ikuti tips mencegahnya sejak dini.

  1. Penuhilah kebutuhan gizi sejak masa kehamilan.
  2. Berikan ASI eksklusif sejak umur 0-6 bulan pada bayi.
  3. Tetap berikan ASI sampai anak umur 2 tahun dan berikan MP ASI setelah 6 bulan ke atas.
  4. Lakukan selalu pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak (bawa ke posyandu atau pusat pelayanan kesehatan setiap bulan).
  5. Jagalah selalu kebersihan lingkungan supaya jauh dari penyakit infeksi.
  6. Berikan imunisasi lengkap pada buah hati.

 

Ladies, ternyata sunting dapat Ladies cegah sejak dini dengan mengikuti tips yang telah disebutkan di atas. Dengan demikian, anak dan keturunan kita terhindar dari gejala gizi pendek.

 

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close