Waspada, Kenali Teknik “Skimming”. 5 Tips Berikut Hindari Pelakunya

Waspada, Kenali Teknik “Skimming”. 5 Tips Berikut Hindari Pelakunya

Sejak pertengahan tahun 2018, pembobol ATM kembali marak. Tidak sedikit nasabah dari beberapa bank ternama, melaporkan kehilangan uang secara misterius. Terungkap bahwa pelaku membobol ATM dengan teknik skimming. Modus kejahatan ini termasuk ke dalam penipuan metode pengelabuan  (phishing).

Skimming adalah tindakan pencurian dengan menggandakan informasi baik kartu debit maupun kredit yang terdapat pada strip magnetik kartu secara ilegal. Strip ini merupakan garis hitam yang terletak di bagian belakang kartu ATM dengan material feromagnetik dan berfungsi sebagai bank data.


Teknik Skimming

Teknik pembobol ATM ini memasang satu set wifi router warna hitam, kabel di modem mesin ATM berfungsi untuk menggandakan data nasabah yang bertransaksi. Lalu, dialihkan ke sebuah kartu berisi magnetic stripe. Selain itu, skimmer mengganti kanopi (cover PIN) yang menempel di mesinnya dengan kanopi yang sudah dimodifikasi memakai kamera tersembunyi untuk merekam PIN nasabah. Itu sebabnya, pihak bank selalu mengimbau untuk mengganti PIN ATM secara rutin.

Beberapa bank besar di Indonesia mulai menerapkan mobile banking kepada setiap nasabahnya, agar lebih mudah untuk mengontrol kegiatan transaksi di rekening masing-masing. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan Ladies untuk menghindari pelaku skimming.


5 Tips Hindari Pelaku Skimming

Jaga Data Diri di ATM
[pixabay]


1. Jaga Data ATM

Ada tiga data yang harus kita jaga, yaitu:
* PIN, jaga kerahasiannya dengan tidak mencatat di sembarang tempat dan
ubahlah secara berkala.
* CVV (Card Verification Code), tiga digit angka terakhir pada bagian
belakang kartu. Biasanya dekat tanda tangan kartu.
* OTP (One Time Password) merupakan password dinamis yang dikirim pihak bank atau situs online melalui SMS atau email untuk bisa akses ke rekening.

Aktifkan Notifikasi SMS
[pixabay.com]


2. Aktifkan Notifikasi SMS

Notifikasi ini akan muncul pesan real-time ketika terjadi bertransaksi dengan nominal tertentu. Ini akan efektif menjaga keamanan tabungan.


3. Periksa Rekening secara Berkala

Jika kita sudah mempunyai mobile banking, SMS, atau internet banking, akan lebih mudah melakukan pengawasan alur setiap transaksi. Atau, bisa melakukan cetak mutasi rekening di mesin ATM, biasanya yang terdeteksi hanya lima transaksi terakhir.

Tempat ATM yang Aman
[pixabay.com]


4. Cari ATM di Tempat Aman

Carilah ATM di tempat yang ramai, cabang bank atau link bersama. Perhatikan kondisi mesinnya apakah ada yang aneh, terutama di mulut pembaca ATM saat memasukkannya.

Tutup Saat Masukkan PIN
[pixabay.com]


5. Tutup Saat Memasukkan PIN

Tutuplah dengan tangan lain saat memasukkan PIN, agar terhindar dari tindak kejahatan skimming.

Selain menjaga tiga data pribadi di atas, jaga pula nomor kartu kredit, nama ibu kandung, tanggal lahir, nomor rekening, dan nomor telepon kita.

Lebih baik melakukan tindakan preventif dengan 5 tips di atas agar terhindar dari pelaku skimming yang semakin canggih, daripada menyesal di kemudian hari.

So, lets do it!

#ODOA #Day2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

40 − = 37