Tips Merangsang Kecerdasan Melalui Permainan

Halo, Smart Ladies!

Buah hati kita memiliki kecerdasan yang bisa terus dikembangkan, antara lain kecerdasan berbahasa, logika, musikal, spasial, kinerik, dan naturalis. Ada seorang anak yang memiliki semua jenis kecerdasan tersebut. Namun, ada juga anak yang hanya menonjol pada satu atau beberapa jenis kecerdasan. Orang tualah yang harus membantunya mengembangkan kecerdasan yang dimiliki.

Ladies, banyak cara yang bisa dilakukan untuk merangsang kecerdasan si kecil sejak dini, misalnya dengan mengajaknya bermain. Namun, kita tentu tidak bisa memilih sembarang permainan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar permainan tersebut betul-betul bisa merangsang kecerdasan buah hati kita. Kita simak, yuk!

1. Sesuaikan dengan Usia Anak

Permainan untuk bayi berumur lima bulan tentu tidak cocok diberikan pada bayi usia satu tahun. Jadi, berikan permainan yang sesuai dengan usia anak agar kecerdasannya juga berkembang mengikuti tahapan usia. Contohnya, permainan cilukba bisa dilakukan bersama anak usia dua tahun, tetapi permainan menyusun puzzle tidak cocok dilakukan anak usia setahun. Kita sebaiknya tidak memaksakan sebuah permainan, ya, Ladies. Tidak lucu, kan, jika anak kelas tiga SD diajak bermain cilukba?

2. Lakukan pada Waktu yang Tepat

Lamanya waktu bermain anak berbeda-beda tergantung usianya. Makin tua usia anak, makin panjang waktu terjaganya, dan biasanya waktu bermainnya pun makin lama. Ladies bisa memperkirakan waktu yang tepat bagi buah hati untuk bermain dan istirahat. Hentikan permainan, jika ia mulai rewel atau tidak lagi tertarik untuk bermain.

3. Perhatikan Kenyamanan dan Kebersihan Tempat Bermain

Permainan bisa dilakukan di dalam atau di luar ruangan, yang penting tempat bermainnya bersih dan nyaman. Makin bertambah usia anak, akan makin senang pula dia bermain pasir atau mencorat-coret tembok. Sebaiknya, kita tidak mempermasalahkannya karena aktivitas ini bisa melatih kecerdasan anak. Kita cukup menyediakan pasir yang bersih atau menempelkan kertas pada dinding sebagai media permainannya.

4. Mencoba Berbagai Permainan

Makin beragam jenis stimulasi yang diberikan, makin terlatih pula kecerdasan anak. Ladies boleh, kok, mengajak ananda mencoba beberapa jenis permainan. Ladies bisa juga memilih permainan yang mampu merangsang lebih dari satu kemampuan dalam satu waktu. Permainan menyusun balok, misalnya, tidak hanya melatih kreativitas dan kemampuan menyelesaikan masalah, tetapi juga saraf motorik anak.

Ladies, masa kecil adalah masa-masa bermain. Dengan menemani anak bermain, kita sudah memenuhi kebutuhan bermain sekaligus merangsang kecerdasannya. Selain kemampuan komunikasinya makin berkembang, ananda juga makin akrab dengan kita.

Related posts

Leave a Comment