Tips Mempengaruhi Jiwa Anak

Tips Mempengaruhi Jiwa Anak

Anak dengan jiwa yang kuat akan bisa mengatasi permasalahan yang dihadapinya. Anak tersebut pun akan mempunyai semangat, kegembiraan, peduli terhadap orang lain, dan sifat-sifat baik lainnya. Ini semua dimulai dari jiwanya. Namun masih banyak di antara orangtua yang belum atau tidak mengetahui bagaimana cara agar anak mempunyai jiwa yang kuat. Di bawah ini adalah beberapa tips agar anak mempunyai jiwa yang kuat.

1. Jadikan Anak Sebagai Teman

Ketika orang tua berteman dengan anak, maka orang tua bisa menasihati, memberikan contoh, dan mempengaruhi tanpa harus memaksa. Anak juga tidak segan untuk bercerita, bermain, dan berdiskusi dengan orang tuanya. Luangkan waktu bersama buah hati sebab jika hal tersebut tak mampu dilakukan orang tua,  anak akan mencari teman.di luar sana yang belum tentu baik.

2. Menanamkan Kegembiraan Pada Anak

Pada dasarnya setiap anak butuh bahagia. Rasa gembira akan memberikan dampak positif pada jiwanya. Anak akan bisa memahami orang-orang yang ada di sekelilingnya dan siap dengan perintah, anjuran, serta pengarahan. Mencium, memeluk, mengusap kepala, menggendong, dan bercanda merupakan hal-hal yang dilakukan Rasulullah Shallahu ‘Alaihi wa Sallam lakukan agar anak gembira.

3. Mengadakan Perlombaan

Perlombaan dapat menggerakkan semangat pada jiwa. Perlombaan juga dapat memunculkan sikap kompetitif dalam diri anak, melatih kejujuran, kerendahan hati dan semangat berjuang pada anak. Setiap anak akan gembira dan mengerahkan tenaganya untuk menang, mereka berlatih, belajar, bertanya dan memperlihatkan kepada orangtuanya mengenai kemampuannya. Apalagi bila ada hadiah bagi pemenang, maka anak akan lebih semangat lagi.

4. Memotivasi dan Mendukung Potensi Anak

Setiap anak mempunyai potensi yang berbeda-beda. Tugas orang tualah yang memunculkan potensi tersebut dan mendukungnya. Latihlah anak dengan berbagai kegiatan, sehingga diketahui potensinya. Memanah, berkuda, dan berenang merupakan contoh kegiatan yang dapat dikenalkan pada anak. Menyampaikan pendapat dan berbicara pada orang yang lebih dewasa, harus dilatih juga.

5. Memberikan Pujian dan Sanjungan

Jangan pelit memuji anak, karena dengan pujian dapat menggerakkan perasaan anak, sehingga dapat memperbaiki perilaku dan perbuatannya. Hatinya akan merasa senang mendengar pujian dan akan terus melakukan perbuatan terpuji. Pujian yang dilakukan harus sesuai pada tempat dan waktu juga tidak boleh berlebihan, ya.

6. Bermain Bersama Anak

Bermain bersama anak merupakan hal yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallahu ‘Alaihi wa Sallam. Dengan bermain anak dapat mengungkapkan perasaannya. Anak merasa sedih, gembira, takut dan ragu-ragu dapat terlihat ketika kita bermain bersama anak.

Demikian tips untuk mempengaruhi jiwa anak. Hal ini harus kita lakukan mulai balita, agar ketika dewasa kelak anak sudah mempunyai jiwa yang kuat dan siap menerima tugas melanjutkan perjuangan.

Ref:
Prophetic parenting
(DR. Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid)

Tarwiyah awi
contributor

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + 9 =