Sukses Keluar dari “Cangkang” (Zona Nyaman) ala Dian Arlesti Lukman, ASN dengan Segudang Kegiatan [koleksi pribadi]

Sukses Keluar dari “Cangkang” (Zona Nyaman) ala Dian Arlesti Lukman, ASN dengan Segudang Kegiatan

Hai, Smart Ladies!

Mempunyai pekerjaan yang telah mapan sering kali membuat seseorang merasa nyaman dan malas mengembangkan diri. Akibatnya, potensi yang dia miliki tidak tergali sepenuhnya. Namun, ketika kebutuhan aktualisasi diri meningkat, motivasi untuk berkembang akan makin kuat. Nah, Dian Arlesti Lukman adalah salah seorang yang telah berhasil mengembangkan diri dan membantu orang-orang di sekitarnya.

Mbak Arlis, begitu dia biasa dipanggil, adalah perempuan tangguh kelahiran Kediri yang sehari-hari bekerja sebagai ASN di Diskominfo Kabupaten Kediri. Di samping menangani urusan kepegawaian di kantornya, ia juga membaktikan diri untuk masyarakat.

Di sela-sela kesibukannya sebagai seorang ASN, ibu seorang putri ini aktif mengajar di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Kampus II dan Universitas Pawyatan Daha (UPD). Untuk mendukung semua aktivitasnya, saat ini Arlis sedang menempuh pendidikan S3 di PDIH (Program Doktor Ilmu Hukum) Universitas Brawijaya. Dia aktif memberikan jasa pendampingan untuk UMKM, konsultasi hukum, reviu dan pemasaran makanan baik untuk perorangan maupun hotel/resto serta narasumber untuk bimbingan teknis maupun sosialisasi di bidang hukum, kehumasan, dan keprotokolan. Selain itu, Arlis aktif dalam komunitas seni, foto, dan kegiatan lain yang bergerak dalam bidang kemanusiaan.

Pada awalnya, kegiatan yang Arlis jalani tentu tidak sebanyak itu. Dia sebetulnya sudah nyaman bekerja sebagai ASN. Namun, karena ingin mengembangkan potensi, dia mengikuti berbagai komunitas. Ibu tangguh ini mengepakkan sayap dan menceburkan diri ke dalam kegiatan kemasyarakatan. Niat tulusnya untuk membantu orang lain mulai diwujudkan dengan melakukan pendampingan UMKM 3-4 kali sebulan di hari Kamis atau Jumat. Pada masa pandemi ini, pendampingan dilaksanakan secara daring dengan tema peluang usaha di masa pandemi dan branding melalui media sosial.

Melalui pendampingan, pelaku UMKM diharapkan bisa berkembang dan sukses dalam menjalankan usahanya. Dengan demikian, roda perekonomian bisa berjalan baik dan kesejahteraan bisa meningkat. Rasa lelah Arlis terbayar ketika melihat orang-orang yang dibantunya telah berhasil. Dia makin bahagia dan bersemangat untuk membantu orang lebih banyak lagi.

Sederet kegiatan tersebut tidak membuatnya puas, Ladies. Dia juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan, seperti membantu korban bencana dan pembagian nasi bungkus setiap hari Kamis dan Sabtu. Tidak ada kata lelah dalam kamusnya.

Kegiatan yang begitu padat tidak membuatnya lupa akan keharmonisan keluarganya. Saat hari libur, dia berlibur atau sekadar makan bersama keluarga. Hal ini dilakukan supaya dia punya kesempatan berkumpul dengan seluruh anggota keluarga yang jarang bertemu satu sama lain.

Belajar dari sosok Dian Arlesti Lukman, cobalah untuk menggali bakat Ladies yang terpendam. Siapa tahu bisa dikembangkan dan bermanfaat untuk orang lain.

About Diansah Komara

Diansah Komara

Check Also

Berkarier dari Rumah, Kenapa Tidak?

Hai, Smart Ladies! Bagi kaum perempuan, keluarga adalah hal paling utama, walau pilihan untuk berkarier …

One comment

  1. Masyaallah, luar biasaaa!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *