Stretchmark, Bisakah Dihilangkan?

Hai, Ladies!

Stretchmark atau dalam dunia medis disebut striae merupakan guratan-guratan berlekuk pada permukaan kulit. Stretchmark muncul karena adanya peregangan pada kulit akibat penambahan berat badan secara cepat, misalnya karena kehamilan. Ketika baru muncul, strechmark berwarna kemerahan atau merah muda keunguan, lalu  berubah menjadi putih. Kondisi ini sering muncul di area perut, paha atas, payudara, dan lengan atas.

Pada saat hamil, seorang wanita mengalami penambahan berat badan secara signifikan. Kulit berusaha beradaptasi dengan bentuk tubuh yang berubah cepat dengan cara meregang. Jika kulit tidak cukup elastis, peregangan ini menyebabkan lapisan kolagen rusak dan timbul guratan atau stretchmark.

Tidak semua wanita hamil mengalami stretchmark karena hal ini faktor genetik mempengaruhinya. Selain itu, kondisi kehamilan dapat mempengaruhi tingkat keparahan stretchmark, misalnya seberapa banyak penambahan berat badan yang ia alami.
Meskipun bukan kondisi yang berbahaya, bagi sebagian orang, stretchmark cukup mengganggu dan mengurangi rasa percaya diri sehingga berbagai usaha dilakukan untuk menghilangkannya.

Bisakah stretchmark dihilangkan? Sayang sekali, menurut para dermatolog, stretchmark tidak dapat dihilangkan sepenuhnya. Namun, Ladies dapat melakukan perawatan untuk mengurangi tampilannya. Berikut ini terapi atau perawatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi stretchmark. Ladies bisa mengunjungi dokter spesialis kulit atau dermatologi untuk melakukannya.

1. Terapi Laser

Terapi laser diklaim sebagai terapi stretchmark yang tingkat keberhasilannya cukup tinggi. Sayangnya, kita harus merogoh kocek dalam-dalam karena terapi ini cukup mahal dan harus diulang beberapa kali.

2. Krim yang Mengandung Retinoid

Jika ingin menggunakan krim jenis ini, sebaiknya Ladies berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, terutama jika sedang hamil atau menyusui. Karena krim retinoid atau retinol yang merupakan zat turunan dari vitamin A tersebut beresiko mengganggu perkembangan janin dalam kandungan dan dapat menyebabkan cacat. Krim retinoid dapat mengurangi tampilan stretchmark yang baru timbul.

3. Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi dapat mengangkat lapisan kulit bagian luar dan merangsang timbulnya lapisan kulit baru. Ada beberapa metode mikrodermabrasi. Salah satunya adalah metode crystal microdermabration. Dokter menyemprotkan butiran krital mikro ke permukaan kulit untuk mengikis lapisan terluar kulit dan merangsang tumbuhnya sel-sel kulit baru.

4. Bedah Plastik

Bedah plastik atau tummy tuck bisa kita lakukan untuk menghilangkan stretchmark dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Namun, biayanya sangat mahal dan akan ada luka operasi yang bisa jadi akan menimbulkan bekas pula.

Selain dengan perawatan dan terapi, stretcmark bisa Ladies atasi dengan cara alami yang dilakukan sendiri di rumah. Namun, lazimnya perawatan dengan bahan alami, butuh ketelatenan dan kesabaran sampai membuahkan hasil yang memuaskan.

Kita bisa mulai mencegah timbulnya stretchmark sejak awal kehamilan agar nantinya tidak terlalu parah. Ladies bisa mengoleskan krim pelembap atau minyak zaitun pada area tubuh yang menjadi tempat munculnya stretchmark setiap habis mandi dan menjelang tidur. Pijat dengan lembut dan perlahan. Hal ini akan meningkatkan elastisitas kulit sehingga kulit tidak rusak ketika terjadi peregangan. Ladies juga bisa menggunakan gel lidah buaya.

Gunakan skrub untuk meluruhkan sel kulit mati dan merangsang pertumbuhan sel kulit baru. Ladies bisa menggunakan campuran gula pasir dan minyak zaitun atau campuran kopi dan madu sebagai skrub.
Seminggu sekali setelah penggunaan skrub, oleskan putih telur sebagai masker. Tunggu beberapa saat hingga kering, lalu bilas dengan air. Lanjutkan dengan mengoleskan pelembab atau minyak zaitun.

Lakukan cara tersebut secara teratur. Meski tidak bisa sepenuhnya menghilangkan stretchmark, cara-cara tersebut cukup efektif untuk mengurangi dan memudarkannya. Selain itu, kulit pun menjadi lebih halus, lembut, dan cerah.

Itulah beberapa cara yang bisa ditempuh untuk menghilangkan atau mengurangi stretchmark. Perawatan di klinik kecantikan oleh dokter atau dermatolog bisa memberikan hasil yang lebih cepat, tetapi membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sementara itu, perawatan sendiri di rumah dengan bahan alami membutuhkan waktu yang lama dan ketelatenan. Ladies pilih yang mana?

About Dina Ananti

Dina Ananti
A mother, book lover, outdoor activities enthusiast

Check Also

6 Keunggulan Pembalut Yuspin: Pembalut Kain Kekinian Pilihan Tepat Wanita Cermat

Hello, Smart Ladies! Saat ini, makin banyak orang yang mulai menyadari pentingnya hidup sehat. Bagi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *