Mesin Depulper dan Pengering Kopi Hasil Rancangan Tim Dosen Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Mesin Depulper dan Pengering Kopi  Hasil Rancangan Tim Dosen Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Sekolah Tinggi Teknologi Bandung, merupakan salah satu perguruan Tinggi Swasta yang ada di Kota Bandung. Setiap tahunnya perolehan dana hibah untuk penelitian dan pengabdian selalu meningkat. Begitu juga di tahun 2019 ini, tim dosen dari beberapa program studi mendapatkan hibah pengabdian pada masyarakat dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM).

Dalam rangka Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian pada masyarakat. Tim Dosen Sekolah Tinggi Teknologi akan membantu kelompok petani yang ada di Dusun Srikandi Pangalengan, dengan membuatkan mesin.Mesin ini adalah mesin untuk mengupas dan mengeringkan kopi yang dihasilkan oleh kelompok petani kopi dari Dusun tersebut.

Tim dosen Sekolah Tinggi Teknologi Bandung yang terdiri dari tiga orang, yaitu Rina Indrayani, S.E., M.M, Dewi Mulyasari Sumarta, S.T.,M.T dan Agus Rahmat Hermawanto, S.H.,M.M,. Tim ini berkolaborasi untuk membantu komunitas petani dalam meningkatkan harga jual.

Pangalengan khususnya Dusun Srikandi merupakan daerah penghasil kopi, sehingga mayoritas penduduknya adalah petani kopi. Masih banyak petani kopi yang hanya terbatas sebagai petani saja, artinya kopi yang dihasilkan oleh petani ini biasanya hanya dipetik atau dipanen kemudian dijual dalam bentuk kopi yang yang masih utuh. Melalui kegiatan ini maka tim Dosen akan memberikan mesin sebagai alat bantu mereka dalam mengolah kopi, sehingga mereka dapat menjual dengan harga yang layak.

Mesin depulper dan pengering kopi rancangan Tim Dosen ini, akan mempermudah para petani kopi dalam pengolahan. Proses kerja mesin ini adalah mengupas atau memisahkan buah kopi cheri dan kemudian mengeringkannya. Meskipun bukan tahap akhir dari proses pengolah kopi, tetapi penggunaan mesin ini diharapkan dapat membantu kelompok petani yang ada.

Program ini mendapat pembiayaan yang merupakan hibah dari Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan (c.q Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat – DRPM) untuk dosen/peneliti di perguruan tinggi. Sebagai fasilitator, penguat dan pemberdaya, maka DRPM berupaya terus mengawal pengabdian kepada masyarakat di Perguruan Tinggi. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat baik untuk Sekolah Tinggi Teknologi Bandung ataupun kelompok petani yang menjadi objek.

Penulis
Rina Indrayani
Dosen Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

nurdiansyah kaf
administrator

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

64 + = 67