Lifestyle

Masih di Rumah Saja? Isi Waktu Luang dengan Berkebun, Yuk!

Halo, Smart Ladies!
Ladies, pemerintah sudah melonggarkan PSBB dan mulai membuka beberapa fasilitas umum.
Namun, kurang bijak rasanya bila kita bepergian ke tempat umum tanpa ada kepentingan yang mendesak. Pasalnya, pandemi belum berakhir. Apakah rasa bosan setelah berbulan-bulan di rumah mulai mendera?
Ladies bisa mencoba aktivitas berkebun untuk membunuh waktu. Berkebun merupakan salah satu kegiatan fisik yang mengasyikkan, lo. Bila dilakukan secara rutin selama 20-30 menit per hari, berkebun bisa menurunkan berat badan sekitar 5-7 kg dalam sebulan. Bagaimana, Ladies tertarik melakukannya?
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar berkebun tak hanya menyenangkan, tetapi juga menghasilkan.

1. Gunakan Pot

Rumah di daerah perkotaan atau perumahan biasanya tak lagi memiliki lahan untuk bercocok tanam karena setiap sudut biasanya sudah diplester atau ditutup paving. Nah, Ladies bisa menggunakan pot sebagai alternatif solusinya. Gunakan pot plastik yang agak murah dan banyak dijual. Kita juga bisa memanfaatkan kemasan bekas air mineral, plastik deterjen, atau minyak goreng. Jangan lupa, lubangi bagian bawah kemasan terlebih dahulu sebagai tempat resapan air.

2. Bibit Tanaman

Pilihlah jenis tanaman sayuran karena lebih mudah pembudidayaannya dan bisa terus tumbuh setelah dipanen. Tanaman yang tergolong mudah dibudidayakan adalah cabai, bawang, daun bawang, wortel, atau selada. Tanaman jenis ini, juga masih bisa ditanam lagi setelah dipanen. Untuk tumbuhan bawang, wortel, dan daun bawang, tanam bagian bawah yang ada akarnya. Jadi, Ladies tak perlu membeli bibit lagi.

3. Penyiraman

Agar tanaman tumbuh subur, perhatikan waktu yang tepat untuk menyiramnya. Waktu terbaik untuk menyirami tanaman adalah pagi sebelum pukul 07.00 atau saat sore hari. Panasnya sinar matahari membuat air mudah menguap. Selain itu, air yang menggenang di daun bisa memberi efek gosong.

4. Pupuk

Tanaman membutuhkan asupan pupuk untuk menyempurnakan pertumbuhannya. Ladies bisa menggunakan pupuk alami atau pupuk kimia. Pupuk bisa dicampurkan di tanah atau diteteskan pada area sekitar tanaman. Jika Ladies kesulitan mendapatkan pupuk, manfaatkan saja sampah dapur sebagai kompos. Hal ini dapat sekaligus mengurangi sampah di sekitar kita. bukan?

5. Sinar Matahari

Posisi pot tanaman harus diperhatikan. Apakah letaknya cukup terkena sinar matahari?
Alasannya, tanaman membutuhkan sinar matahari untuk proses metamorfosis.
Untuk tanaman sayur, butuh minimal enam jam terkena sinar matahari langsung. Bila kurang dari itu, tanaman Ladies bisa tumbuh kurang sempurna, ya.
Berkebun bisa dilakukan di mana saja. Tidak memiliki lahan luas bukan kendala. Keuntungan yang bisa Ladies dapat bila menanam sayuran adalah bisa menghemat uang belanja, memperoleh sayuran segar, dan hidup menjadi lebih higienis karena terhindar dari bahan kimia.
Bagaimana, Ladies? Tak ada salahnya dicoba, ya.

 

0 Reviews

Write a Review

Tags
Show More

ncsuryani

a momwriterpreuner of two boys who loves to write and read

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close