Lecet ketika Menyusui? Lakukan 4 Hal Ini

  • Whatsapp
Sumber gambar: sehatq.com

Hai,Ladies!

Menyusui merupakan perkara yang sangat penting bagi seorang ibu. Namun, terkadang ada beberapa masalah yang muncul selama proses pemberian air susu ibu (ASI), seperti timbulnya luka atau lecet.

Muat Lebih

Lecet pada payudara tentunya akan membuat aktivitas menyusui menjadi tidak efektif, apalagi kalau sampai timbul luka berdarah. Jadi, pastikan Ladies tidak mengalami keluhan ini agar pemberian asi bisa dilakukan secara maksimal.

Masalah di atas membuat sebagian ibu takut, terutama mereka yang memiliki puting tidak normal. Padahal, lecet bisa terjadi karena berbagai sebab.

Untuk lebih jelasnya, Ladies bisa mengenali sebab-sebab payudara lecet pada uraian di bawah ini.

1. Posisi Menyusui yang Salah

Ini merupakan penyebab yang paling sering terjadi. Sebagai calon ibu, sebaiknya Ladies mengetahui hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum melahirkan, termasuk cara menyusui yang benar. Posisi menyusui yang salah bisa menyebabkan bayi tidak nyaman. Ketidaknyamanan itu akhirnya membuat bayi menarik payudara dari arah yang salah. Akibatnya, timbul lecet di sekitar payudara hingga menjadi luka berdarah.

Jadi, saat asi diberikan pada bayi, Ladies harus memosisikan bayi dengan baik. Ladies bisa bertanya kepada tenaga kesehatan cara menyusui yang benar. Ini akan sangat membantu sehingga tragedi luka pada payudara tidak akan terjadi.

2. Terjadi Infeksi

Infeksi pada payudara bisa saja terjadi karena bakteri. Untuk mencegahnya, perhatikan kebersihan sekitar payudara dan mulut bayi. Pastikan Ladies membersihkan kedua bagian itu dengan teratur sehingga tidak ada bakteri yang mendekat.

3. Bayi Sulit Menyusu

Sebagian bayi merasa kesulitan saat ingin menyusu pada ibunya. Terutama jika sang ibu memiliki bentuk payudara yang tidak normal, seperti flat nipple. Sebenarnya, ini bukanlah masalah utama karena bayi memiliki intuisi yang baik ketika mulutnya menyentuh payudara ibu.

Jika merasa memiliki flat nipple, sebaiknya Ladies lebih bersabar. Seringlah memberi pijatan atau menarik-narik puting agar bisa menonjol. Jangan takut untuk menyusui karena proses itu justru akan membuat puting terbentuk dengan baik secara alami.

4. Gesekan dengan Pompa Asi atau Mulut Bayi

Penggunaan pompa asi yang tidak benar juga bisa menimbulkan lecet. Begitu juga jika mulut bayi berada pada posisi yang salah. Jadi, selalu perhatikan cara menggunakan pompa saat memerah asi.

Lalu, bagaimana kalau Ladies sudah telanjur mengalami masalah payudara lecet akibat menyusui? Jangan panik, lakukan beberapa tips berikut ini agar Ladies tidak terlalu lama merasakan sakit.

Pertama: Mengoleskan Asi

Setiap kali selesai menyusui, oleskan beberapa tetes asi pada bagian yang terluka. Ulangi terus tindakan ini sampai luka sembuh. Asi mengandung zat yang membantu proses penyembuhan pada lecet yang Ladies alami.

Kedua: Mengoleskan Obat

Konsultasikan setiap keluhan kepada tenaga medis. Biasanya, mereka akan memberikan obat oles yang aman bagi bayi. Jangan sembarangan menggunakan obat karena bisa berdampak buruk bagi Ladies dan bayi.

Ketiga: Mengoleskan Madu

Madu juga bisa membantu menyembuhkan luka. Namun, kita harus lebih berhati-hati. Sebelum menyusui bayi, cuci bersih payudara agar tidak ada madu yang tertelan. Madu dianjurkan untuk diberikan kepada bayi setelah berusia lebih dari satu tahun dan waktu terbaik untuk memberikannya adalah setelah memberi asi.

Keempat: Mengompres dengan Air Dingin

Meski tidak menyembuhkan, mengompres area payudara dengan air dingin bisa membantu meredakan sakit akibat lecet. Ladies bisa menggunakan es batu agar hasilnya lebih maksimal. Sering-seringlah melakukan hal ini agar rasa berdenyut pada payudara berkurang.

Nah, Ladies, itulah tips mengatasi lecet karena menyusui. Sejatinya, proses menyusui merupakan hal yang membutuhkan kenyamanan. Oleh karena itu, jangan menganggapnya sebagai beban. Banyaklah bertanya kepada tenaga kesehatan agar proses menyusui dapat berjalan dengan lancar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *