Kiat Sukses Menjalin Bisnis dengan Sahabat

Kiat Sukses Menjalin Bisnis dengan Sahabat

Halo Smart Ladies, apakah pernah tebersit untuk menjadikan sahabat sebagai rekanan bisnis? Mungkin saat ini malah sedang menjalin bisnis dengan sahabatnya?

Salah satu hal yang kerap menjadi kendala saat akan memulai usaha adalah bagaimana mencari tim yang solid. Kadang kala, pilihan kita jatuh kepada teman dekat. Ini hal yang sangat lumrah karena kita sudah mengenal dengan baik teman kita tersebut.

Akan tetapi, ternyata hanya mengenal secara baik saja tidaklah cukup. Semestinya, kita juga memastikan apakah teman ini memiliki motivasi yang yang sama kuatnya dengan kita dalam membangun bisnis atau tidak?

Untuk itu, dibutuhkan kepekaan dan kejelian. Sebaiknya, kita memastikan juga, apakah teman ini adalah orang yang dapat dipercaya atau tidak? Tidak ada salahnya, apabila bisa mencari tahu tentang reputasi dia di kalangan pebisnis lain yang pernah bekerja sama dengannya. Dengan demikian, kita merasa lebih mantap dalam memilih partner berbisnis. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam mulai berbisnis di antaranya:

1. Buatlah Kontrak Kerja yang Jelas

Meskipun yang akan kita ajak bekerja sama itu teman sendiri, profesionalisme tetap dibutuhkan. Dalam dunia bisnis, kontrak adalah perjanjian yang akan menentukan segalanya. Jangan lantas membuat kontrak kerja dengan teman menjadi lebih longgar dibanding dengan yang bukan teman. Kenapa? Pekerjaan tetaplah pekerjaan, yang harus diusung atas asas dan standar profesionalisme.

2. Jangan Membuang Sekat

Meskipun kita dan teman adalah sahabat dekat, ketika berada di dalam dunia bisnis, relasinya harus diperjelas. Posisi kita sebagai apa dan posisi dia sebagai apa.Namun, sebaiknya kita menghindari sikap sok ‘bossy’, seandainya berada dalam posisi sebagai atasan. Ingatlah bahwa bawahan kita adalah teman yang juga punya perasaan. Buatlah hubungan yang profesional, tetapi tetap nyaman dan menyenangkan bagi hubungan pertemanan.

3. Bijak dalam Mengatasi Setiap Permasalahan

Menjadi emosional saat menghadapi sebuah masalah adalah hal yang wajar. Namanya dunia bisnis,  tidak akan pernah terlepas dari permasalahan.
Apabila yang melakukan kesalahan adalah teman dekat kita, pastilah membuat suasana menjadi canggung. Meskipun demikian, kita harus tahu bagaimana menempatkan hubungan pertemanan itu sebagaimana mestinya.

Di luar lingkungan kerja, bolehlah tetap bersenda gurau dengan teman kita yang sedang bermasalah itu. Namun, di dalam lingkungan kerja, kalau urusannya bersinggungan dengan bisnis, ya, kita harus tetap profesional.

Jangan pernah merasa sungkan untuk menegur dan mengingatkan teman saat dia melakukan kesalahan. Posisi teman sudah harus berubah jika berada dalam ranah bisnis. Meskipun demikian, tetaplah berusaha untuk menyelesaikan setiap permasalahan secara profesional tanpa harus memutus tali persahabatan.

4. Pastikan Kita dan Teman Tetap Punya Waktu untuk Bersosialisasi Bersama

Sebaiknya tetap meluangkan waktu untuk berkumpul dan bersosialisasi bersama dengan teman-teman yang lain, seperti sebelum berbisnis dengan teman kita itu. Smart Ladies hanya perlu membedakan waktunya.

Apabila memang sudah bukan jam kerja, maka bersosialisasilah. Lupakan sejenak semua hal yang berkaitan dengan bisnis. Usahakan tetap menjalankan aktivitas yang menyenangkan, seperti hangout bareng, melakukan olahraga favorit bersama, nonton bareng teman-teman yang lain, dan sebagainya.

Sebaiknya, hubungan pertemanan jangan sampai tertutupi oleh urusan bisnis semata. Hal-hal kecil seperti di atas dapat memperbaiki hubungan yang kendur di waktu kerja dan membuat aman situasi pertemanan kita.

Apabila Smart Ladies memahami kiat membina hubungan bisnis dengan teman dekat seperti uraian di atas, permasalahan kecil yang terkadang muncul dapat diminimalisasi. Hubungan kita dengan teman dapat tetap terjalin dengan baik dan menyenangkan sehingga kerja sama bisnis pun menjadi semakin bergairah dan berujung pada kesuksesan.

Selamat menerapkan. Semoga bisnis Smart Ladies semakin sukses dan pertemanan pun dapat tetap terjalin dengan baik.

 

Rara Radyanti
contributor
Lahir di Yogyakarta, dan kini menetap di Palembang, Rara telah menulis 3 buku solo, 7 buku anak, belasan buku antologi, dan banyak artikel. Baginya, menulis adalah tentang berbagi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

50 − = 49