Kepak Sayap Sang Dosen Bahasa Inggris

Hai, Smart Ladies!

Firima Zona Tanjung, nama penuh doa dan harapan yang disematkan untuk wanita kelahiran Tanjung Selor ini. Putri daerah Kalimantan Utara ini ingin berkontribusi memajukan tanah kelahirannya.

Selain diri sendiri, dia ingin putra putri daerah lain juga memiliki tekad yang besar, membangun pribadi sukses untuk mencapai kejayaan bersama.

Dunia pendidikan dipilih sebagai sarana pengabdiannya. Sebagai dosen di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, Kalimantan Utara, dia berkesempatan bertemu dan memotivasi lebih banyak putra putri daerah. Menggugah kesadaran mereka akan pentingnya ilmu agar bisa berkontribusi lebih banyak dalam kehidupan bermasyarakat.

Alumni S-2 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sebelas Maret tahun 2012, Solo, ini berpendapat bahwa sekecil apa pun ilmu yang kita miliki, apabila kita membaginya dan bermanfaat bagi orang lain, akan menciptakan kepuasan serta kebahagiaan. Terutama jika ilmu tersebut mampu memberikan solusi bagi permasalahan banyak orang.

Untuk meningkatkan kualitas pengabdiannya, sembari tetap mengajar, dia juga menempuh pendidikan doktoral bidang Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Meski harus bolak-balik Bandung-Kalimantan dan meninggalkan keluarga kecilnya, semua ia jalani dengan penuh ikhlas.

Menjalani profesi sebagai dosen dan juga ibu rumah tangga menuntut wanita 32 tahun ini memiliki manajemen waktu yang baik. Untuk hal ini ada tips unik yang dia terapkan dalam menjalani aktivitas hariannya. Rajin membuat rencana dan menuliskannya, sesuatu yang tidak semua orang bisa lakukan. Buku saku menjadi alat bantunya.

Hal itu memudahkannya mengatur waktu dan disiplin dengan setiap rencana yang dibuatnya sendiri. Ketika semua hal sudah terjadwal dengan rapi kita bisa menjalani aktivitas harian dengan nyaman dan siap jika harus ada perubahan.

Wanita yang di awal kariernya pernah menggeluti dunia broadcasting sebagai pembawa acara program kuliner di salah satu stasiun TV lokal Kota Tarakan ini tak pernah puas dalam menuntut ilmu.

Di tengah semua kesibukannya menyelesaikan pendidikan doktoral, mengikuti kegiatan akademis, dan mengurus keluarga, ia masih semangat mengikuti kelas menulis daring.

Baginya,  mengajar dan menulis adalah dua hal yang berkelindan. Lebih lanjut Firima menyampaikan bahwa ketika kita sudah sukses mengajar dengan baik, menuliskan apa yang kita ajarkan atau pengalaman saat mengajar akan membuat kemanfaatan ilmu itu makin luas dan tak berbatas waktu.

Ilmu adalah harta tak terhingga, membaginya memberi kepuasaan pribadi, kabahagiaan untuk orang lain, dan menjadi simpanan yang terus bertambah meski kita telah kembali ke sisi-Nya.

Ladies, sosok ini sungguh istimewa. Ketika diri sendiri harus berjuang melawan virus COVID-19 dalam pandemi ini, semangat terus ia gelorakan untuk rekan-rekan kelas menulisnya. Nah, siap berjuang lewat tulisan seperti Firima, yuk, Ladies, mulai dari sekarang!

About Widhi Harsiwi

Widhi Harsiwi
Ibu rumah tangga dengan dua orang anak (putri dan putra). Mengajar PAUD dan tinggal di Klaten, Jawa tengah.

Check Also

Berkarier dari Rumah, Kenapa Tidak?

Hai, Smart Ladies! Bagi kaum perempuan, keluarga adalah hal paling utama, walau pilihan untuk berkarier …

One comment

  1. Kereeen!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *