Motivasi

Inilah 6 Langkah Menangani ‘Inner Child’ dalam Diri

Halo, Smart Ladies!

Pengalaman masa kecil yang kurang mendapatkan kasih sayang dan perhatian dapat menimbulkan luka pengasuhan. Efek luka masa kecil ini dapat terus terasa hingga Ladies beranjak dewasa. Luka pengasuhan masa kecil yang dikenal dengan istilah inner child ini dapat memengaruhi kehidupan, terutama saat akan membuat keputusan.

Mudah tersulut emosi, tidak percaya pada orang lain, atau mudah memutuskan hubungan sosial adalah beberapa contoh efek inner child. Mungkin Ladies tidak menyadari adanya sisi kekanak-kanakan dalam diri. Namun, jika Smart Ladies merasakan efek dari inner child, cobalah untuk menyadari dan menerima keberadaannya.

Dalam kuliah parenting virtual, Sukmadiarti Perangin-angin, M.Psi., Psikolog, menyebutkan ada enam langkah yang dapat dilakukan untuk menangani jiwa kekanak-kanakan.

1. Dengarkan Ungkapan Inner Child

Salah satu penyebab munculnya inner child adalah kurang perhatian. Untuk itu, cobalah berikan perhatian dengan mendengarkan apa yang ingin dikatakan oleh sisi inner child. Mendengarkan dapat menjadi langkah awal untuk berdamai dengan sisi inner child dalam diri.

2. Berbicara Kepadanya

Setelah mendengarkan, cobalah untuk berbicara baik-baik dengannya. Bicara dengan diri sendiri dapat dilakukan langsung atau di depan cermin. Pastikan Ladies bisa menghadirkan sisi inner child agar bisa berbicara dengannya.

3. Minta Maaf kepada Sisi Inner Child

Luka-luka yang dialami saat kecil memang bukan sepenuhnya kesalahan Ladies. Namun, meminta maaf kepada sisi inner child tidak ada salahnya. Minta maaflah untuk luka yang belum disembuhkan hingga hari ini.

4. Berikan Pelukan yang Hangat

Pelukan yang hangat akan memberikan ketenangan dan rada aman. Ladies dapat memeluk jiwa inner child dalam diri dengan melingkarkan tangan kanan ke pundak kiri dan tangan kiri ke pinggang kanan atau sebaliknya.

5. Perkuat dengan Terapi Hooponopono

Terapi hooponopono dipopulerkan oleh Dr. Haw Len. Tujuan terapi ini adalah membersihkan luka dan emosi masa lalu yang masih membekas dalam ingatan dan alam bawah sadar.Terapi dilakukan dengan mengungkapkan permintaan maaf dan rasa cinta pada diri sendiri, misalnya, “Saya menyesal, maafkan saya, terima kasih, aku mencintaimu.”

6. Lakukan Berulang

Sisi inner child bisa muncul setiap saat sehingga terapi hooponopono akan lebih baik jika dilakukan berulang kali. Dengan demikian, luka-luka dalam diri bisa disembuhkan dan pikiran-pikiran negatif perlahan bisa dibersihkan.

Ladies, demikian langkah-langkah menangani inner child dalam diri. Setiap orang memiliki masa kecil yang beragam. Untuk masa lalu yang terluka, bersemangatlah membasuhnya hingga sembuh dan bersihnya pikiran dari hal-hal yang negatif! Semoga artikel ini bermanfaat.

0 Reviews

Write a Review

Tags
Show More

Irma Cantika

Ibu muda yang sedang belajar menjadikan rumah (keluarga) sebagai surga.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close