Ini Dia 8 Fakta dan Mitos Seputar Menopause

Halo, Ladies.
Bagi sebagian besar wanita, menopause masih dianggap sebagai momok yang menakutkan. Perimenopause dan menopause merupakan proses alamiah bagi setiap wanita yang diiringi dengan terjadinya proses penuaan. Proses ini pada umumnya dimulai sejak usia 40-an. Ketidaknyamanan yang sering dialami ketika proses penuaan ini muncul dimulai sejak masa perimenopause, yaitu periode tiga hingga lima tahun menjelang menopause. Gejala-gejala kemunduran fungsi tubuh yang mengganggu itu akan berakhir pada saat Ladies mencapai masa pascamenopause.
Banyak mitos yang berkembang tentang menopause. Mitos-mitos ini berkembang dan dipercaya banyak orang, terutama kaum wanita. Apa saja mitos seputar menopause dan proses penuaan serta bagaimana faktanya? Yuk, simak ulasan berikut.

1. Haid Tidak Teratur Pertanda Menopause

Pendapat ini adalah mitos. Proses menopause terjadi secara bertahap seiring berjalannya waktu. Perimenopause dapat dimulai sebelum siklus haid berakhir. Tanda-tanda awal perimenopause antara lain haid tidak teratur, hot flashes atau perasaan panas yang bisa datang tiba-tiba di area wajah, leher, dan dada, insomnia atau susah tidur, serta kekeringan pada vagina. Proses perimenopause ini biasanya berlangsung selama empat tahun, tetapi ada juga wanita yang mengalaminya hingga sepuluh tahun.

2. Menopause Mempercepat Proses Penuaan

Pernyataan tersebut adalah fakta. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa sel tubuh wanita yang telah memasuki masa pascamenopause mengalami penuaan enam kali lebih cepat dibandingkan dengan yang belum memasuki masa ini. Hal ini juga terjadi pada kelompok wanita yang mengalami menopause dini atau menopause sebelum waktunya. Penelitian lain menyebutkan bahwa wanita yang mendapatkan terapi penggantian hormon atau HRT memiliki sel tubuh yang lebih muda daripada kelompok yang tidak mendapatkan terapi yang sama.
Ada juga penelitian lain yang menyebutkan bahwa gangguan tidur yang terjadi sejak masa perimenopause dapat menyebabkan penurunan kebugaran dan kondisi kesehatan pada usia lanjut. Menjaga pola tidur yang baik dan gaya hidup sehat selama masa perimenopause dapat mencegah turunnya kondisi kesehatan secara umum pada masa “jelita” atau jelang lima puluh tahun, ya, Ladies.

3. Menopause dapat Dimundurkan atau Dimajukan

Pendapat ini adalah mitos. Menopause merupakan bagian dari proses penuaan secara alamiah yang tidak dapat dimajukan ataupun ditunda. Yang dapat dilakukan adalah mengurangi gejala menopause yang mengganggu.

4. General Check-up dapat Memeriksa Kondisi Menopause

Pendapat ini adalah mitos. General check-up atau pemeriksaan umum tidak dapat memeriksa apakah Ladies telah mengalami menopause atau belum. Namun, untuk mengetahui kondisi hormon pada masa tersebut, Ladies bisa melakukan tes hormonal.

5. Masih Bisa Hamil, Meskipun Haid Tidak Teratur

Pendapat ini adalah fakta. Meskipun tidak teratur, selama masih mengalami haid, maka kehamilan masih bisa terjadi, ya, Ladies. Jadi, penggunaan alat kontrasepsi pada masa ini masih diperlukan untuk mencegah kehamilan di usia lanjut.

6. Menopause Membuat Penyakit Mudah Menyerang

Pendapat ini bisa menjadi fakta, bisa juga dianggap mitos. Mengalami menopause bukan berarti Ladies akan menjadi mudah terserang berbagai penyakit. Akan tetapi, jika menopause terjadi lebih dini, yaitu pada usia 30-an, Ladies sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kandungan. Risiko kesehatan pada kasus menopause dini akan sama dengan kasus menopause pada umumnya, termasuk risiko terjadinya osteoporosis. Oleh karena itu, Ladies perlu berkonsultasi secara medis untuk menghindari kondisi kesehatan yang menurun.

7. Menjadi Gemuk Setelah Menopause

Pendapat ini bisa menjadi fakta maupun mitos. Massa otot memang akan menurun mulai usia 30-an, tetapi bukan berarti menopause menyebabkan kegemukan. Kenaikan berat badan pada usia lanjut bisa terjadi apabila Ladies tidak menjaga pola makan dan berolahraga secara teratur.

8. Wajah Makin Berkeriput Sejak Menopause

Pendapat ini adalah fakta. Hormon estradiol adalah estrogen alami yang diproduksi oleh tubuh selama masa reproduksi. Penurunan estrogen juga menyebabkan turunnya melanosit sehingga membuat kulit menjadi lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari.
Pemahaman yang benar terhadap informasi mengenai menopause beserta gejalanya akan memudahkan Ladies untuk mengantisipasi gangguan kesehatan yang mungkin menyertai. Menjaga pola hidup sehat adalah kunci kesehatan pada setiap tahapan usia, ya, Ladies.

About Mila Arkandina Halima

Mila Arkandina Halima

Check Also

Risiko Gangguan Jantung pada Masa Menopause Relatif Tinggi? Simak 4 Info Penting ini

Halo, Ladies! Ketika beranjak dewasa dan menua, banyak perempuan yang sering merasa khawatir akan risiko …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *