3 Manfaat Berbelanja di Pasar Tradisional

Halo, Smart Ladies!

Kegiatan berbelanja tak bisa dijauhkan dari kehidupan kaum perempuan. Hampir semua perempuan menyukai aktivitas ini. Ada kebahagiaan terpancar dari mata wanita saat dia bisa pergi berbelanja. 

Di antara mereka, ada yang memilih berbelanja di pasar tradisional dan ada juga yang memilih di pasar modern atau swalayan. Kedua tempat ini sama-sama menyajikan banyak pilihan produk. Bedanya, pasar modern atau swalayan terlihat bersih, mewah, dan menyenangkan. Sementara itu, pasar tradisional, di beberapa tempat, terlihat kumuh dan becek di musim hujan. Meskipun demikian, ternyata ada banyak manfaat saat kita berbelanja di pasar tradisional.

Ladies, berikut tiga manfaat yang kita dapatkan saat berbelanja di pasar tradisional. Simak, yuk!


1. Terjadi Interaksi Sosial

Setiap kali berbelanja di pasar tradisional, kita mau tidak maju kita akan menanyakan harganya. Sering kali, karena sudah berlangganan, kita lebih intensif berinteraksi dengan mengobrol soal lainnya. 

Karena keakraban yang terjalin, kita bahkan diundang untuk hadir dii hajatan mereka. Jika kita tidak berbelanja selama beberapa hari, mereka akan menanyakan kabar dan sebabnya. Kesempatan untuk berinteraksi dan menjalin kekeluargaan seperti ini jarang ditemui jika berbelanja di pasar modern.


2. Ikut Mengembangkan Ekonomi Kecil dan Menengah

Hampir semua pedagang di pasar tradisional adalah pedagang kecil dan menengah. Semakin banyak orang berbelanja di sana, kegiatan ekonomi mereka akan semakin menggeliat. Dengan kata lain, kita bisa ikut memajukan usaha sekaligus menggerakkan roda kehidupan para pedagang di sana. Bukankah ikut menopang usaha mereka berarti ikut memajukan perekonomian rakyat?


3. Ikut Mengangkat Produk Indonesia

Apakah Ladies pernah mendengar istilah “bela dan beli produk dalam negeri?” Beberapa daerah di Indonesia sudah mulai menerapkannya. Program ini merupakan gerakan membeli produk dalam negeri agar bisa bersaing dengan produk impor dan menguasai pasar dalam negeri. Nilai tawar produk dalam negeri pun bisa terangkat.

Produk yang dijual di pasar tradisional umumnya adalah produk usaha dalam negeri. Dengan berbelanja di pasar tradisional, kita ikut menyukseskan program bela dan beli produk Indonesia. Produk buatan para pengusaha dalam negeri tak kalah bagusnya dengan produk luar negeri, lo. Bahkan, untuk beberapa produk lokal lebih unggul dibandingkan produk impor. 

Di pasar tradisional ini, para petani buah dan sayuran lokal memasarkan produknya. Mereka memasok para penjual di pasar. Dengan membeli buah dan sayuran di pasar tradisional, ikut mengembangkan usaha mereka. Kalau bukan kita yang membelinya, siapa lagi? Jika usaha petani lokal semakin maju, negara ini juga akan semakin maju dan jaya.

Nah Ladies, sekarang, makin yakin berbelanja di pasar tradisional, bukan?

Yutaka Latifah

Provokator Kebaikan, inisiator Sedekah Nasi Rombongan Purbalingga, Penulis, Relawan, dan Abdi negara
Yutaka Latifah

Related posts

Leave a Comment