Inilah 3 Hal Penyebab Maraknya Pinjaman Daring

 

Halo, Smart Ladies!

Roda kehidupan manusia selalu berputar mengikuti kehendak Tuhan. Kehidupan manusia setiap harinya selalu berubah, bahkan terkadang siang dan malam berbeda keadaannya.


Semua orang berlomba-lomba memenuhi kebutuhan hidupnya. Berbagai cara yang dilakukan kadang melampaui batas kemampuan. Akhirnya, berutang pun menjadi pilihan.

Pinjaman daring merupakan bisnis para kapitalis yang ditawarkan kepada mereka yang membutuhkan sebagai solusi dalam memenuhi kebutuhan. Bisnis ini bisa meraup banyak keuntungan dalam waktu singkat. Tak heran kehadirannya semakin marak saat ini.

Berikut tiga hal penyebab maraknya pinjaman daring.

1. Gaya Hidup Hedonisme

Mengagungkan harta kekayaan menjadi penyebab manusia ingin selalu menambah dan menumpuk hartanya, seakan tak pernah terpuaskan dengan harta yang sudah dimiliki. Mereka menginginkan rumah yang seluas lautan, mobil berderet di garasi, dan emas yang bertumpuk-tumpuk di gudang penyimpanan.

Banyak orang yang merasa dirinya dihargai jika kaya raya. Mereka menganggap semua di dunia bisa dibeli dengan harta kekayaan sehingga banyak yang melakukan segala cara demi memenuhi nafsunya.
Mereka mengumpulkan harta seperti kerasukan setan. Rasa haus akan kekayaan tak cukup memenuhi rongga mulutnya yang sudah penuh.

 

2. Mental Berutang

Beberapa pakar keuangan mengatakan sejatinya berutang itu mental yang membahayakan. Banyak orang yang hanya karena ingin memiliki sesuatu kemudian memilih berutang, padahal barang yang diinginkan sebenarnya tak terlalu dibutuhkannya. Karena tak ingin berlama-lama menabung, mereka kemudian memilih jalan pintas dengan cara berutang. Semua ini disebabkan mentalnya sudah dipenuhi nafsu serakah ingin secepatnya memiliki barang yang diinginkan.


Mereka tak lagi peduli utangnya sudah bertebaran di mana-mana, padahal kemampuannya jauh di bawah utang-utang tersebut. Pepatah mengatakan, besar pasak daripada tiang.

3. Mudahnya Pengajuan dan Pencairan

Aplikasi pinjaman daring sangat mudah dalam pengajuan dan pencairannya. Mereka yang membutuhkan tinggal mengunduh formulir dan mengunggah hasil pindai kartu tanda penduduk, pengajuan pinjaman akan disetujui dan pencairan langsung dilakukan.

Aplikasi pinjaman tersebut juga begitu mudah didapatkan, tanpa memerlukan survei terlebih dahulu, sebagaimana yang biasa dilakukan lembaga perbankan. Kemudahan tersebut menyebabkan orang tergiur untuk meminjam.

Nah, Ladies, lebih baik mulailah menabung dari sekarang dan hindari semua yang berbau pinjaman, kecuali dalam keadaan terdesak. Semoga bermanfaat.

Yutaka Latifah

Provokator Kebaikan, inisiator Sedekah Nasi Rombongan Purbalingga, Penulis, Relawan, dan Abdi negara
Yutaka Latifah

Related posts

Leave a Comment