Aksi Heroik di Angkutan Umum Ini Bisa Bikin Ladies Terharu

Dear, Smart Ladies!

Baru-baru ini, masyarakat kembali dikejutkan oleh berita pelecehan seksual di kereta. Kasus pelecehan seksual selalu meninggalkan trauma psikologis bagi korban. Tragisnya, tindakan yang sangat tidak menyenangkan ini terjadi pada perempuan dan anak. Padahal, hukuman bagi pelaku kejahatan ini sangat berat. Namun, kejadian seperti ini malah terus meningkat. Menurut Kompas.com,  pada tahun 2017 terdapat 25 kasus dan selama tahun 2018 meningkat menjadi 34 kasus pelecehan seksual.

Beberapa faktor penyebab meningkatnya kasus pelecehan seksual antara lain korban tidak berani melapor, merasa malu, dan takut pada ancaman. Padahal, peraturan pemerintah telah menetapkan hukuman berat bagi para pelaku kejahatan seksual. Peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 menyebutkan bahwa pelaku yang merupakan anggota aparatur sipil negara (ASN) jika terbukti bersalah akan dikenakan hukuman ringan, teguran, penurunan pangkat, hingga pemberhentian. Sementara itu bagi warga sipil, hukuman yang diberikan adalah masa tahanan/kurungan selama 12 tahun.

Sehubungan dengan tindakan pelecehan seksual, pernahkah Ladies melihat seseorang bertindak heroik mencegah terjadinya pelecehan seksual di angkutan umum?  Nah, berikut ini 4 aksi heroik yang bisa bikin Ladies terharu.

1. Mengajak Berbincang

Pelecahan seksual tidak pernah bisa diduga. Siapa pun bisa menjadi korban, terutama saat sedang sendiri. Nah, ketika pelaku mulai beraksi, sang pahlawan yang melihat gelagat tersebut pura-pura mengajak si calon korban berbicara. Merasa aksinya tercium, si pelaku akhirnya membatalkan rencananya.

2. Duduk dan Mengabaikan Pelaku

Berada di angkutan umum bersama teman tentu menyenangkan. Sayangnya, hal ini bisa dimanfaatkan pelaku untuk bisa melancarkan aksinya. Seseorang yang mempunyai jiwa heroik dan melihat kejanggalan di depan matanya akan langsung duduk dan mengamankan korban. Alhasil, pelecehan seksual tidak terjadi.

3. Merekam Aksi Pelaku

Ternyata, menggunakan gawai sangat bermanfaat saat pelaku mencoba melakukan pelecehan. Hal ini juga dilakukan oleh seseorang yang melihat tanda-tanda pelecehan seksual di sekitarnya. Dengan sigap, sang hero menggunakan kamera ponselnya untuk merekam aksi pelaku. Akibatnya, pelaku salah tingkah dan menghentikan kejahatannya.

4. Adu Fisik dengan Pelaku

Adu fisik dengan pelaku pelecehan seksual dalam angkutan umum adalah suatu tindakan yang sangat heroik. Demi menyelamatkan korban pelecehan, si pahlawan rela mempertaruhkan nyawanya dan membuat pelaku kapok.

Ladies, empat perilaku heroik di atas sungguh mengarukan, ya. Oleh karena itu, sebagai pengguna angkutan umum, sebaiknya tetap waspada agar terhindar dari pelecehan seksual dan kejahatan lainnya. Semoga bermanfaat!

mbok jun wati

Ibu dari 4 Ladies, Menyukai dunia menulis sejak SMU, saat ini terus belajar menerbitkan beberapa tulisan fiksi dan non fiksi (fb: juniawatisalamat, mbokwati18blogspot)
mbok jun wati

Related posts

Leave a Comment