Pasar Triwindu, Surganya Pemburu Barang Antik

Hai, Smart Ladies!

Jika Ladies menyukai atau gemar mengoleksi barang antik, silakan datang ke Pasar Triwindu Solo untuk berburu barang yang bernilai seni tinggi. Pasar ini terletak tidak jauh dari Keraton Mangkunegaran dan berada di pusat kota.

Pasar Triwindu

Menurut sejarah, Pasar Triwindu berdiri sejak tahun 1939. Tri artinya tiga dan windu artinya delapan, Triwindu diambil dari peristiwa peringatan tiga windu atau 24 tahun tahta KGPAA Mangkunegoro  VII. Dahulu, tanah pasar merupakan milik Keraton Mangkunegaran, tetapi sekarang menjadi milik Pemerintah Kota Surakarta. Pada tahun 2008, pasar ini dipugar dan dibuat bangunan baru dua lantai dan berganti nama menjadi Pasar Windujenar. Karena berkaitan dengan sejarah, pada tahun 2011 setelah pasar direnovasi, nama pasar ini dikembalikan seperti semual, yaitu Pasar Triwindu.

Pasar Triwindu/travelingyuk.com

Memasuki komplek Pasar Triwindu, Ladies akan disambut sepasang patung pria dan wanita yang duduk dengan posisi bersila. Memasuki lantai satu, kita bisa menemukan barang antik berupa aksesoris (konde, gelang, kalung, cincin, dan anting), berbagai pajangan (pajangan dinding, meja, lemari, dan lain-lain), buku tua dan langka, alat elektronik kuno, dan barang-barang etnik dari masa lalu.

Barang Antik

Sedangkan di lantai dua terdapat barang antik yang berukuran besar, mulai dari alat-alat otomotif yang sudah tidak diproduksi lagi, sepeda kuno, hingga perlengkapan rumah, seperti kursi, meja, tempat tidur, dan lemari yang berusia puluhan tahun.

kios-kios di pasar Triwindu/pintrerst

Jangan kaget ketika kita bisa menemukan barang tidak terduga di sini, seperti setrika arang zaman dulu dengan ciri khas patung jago di pucuknya, gramofon tua dari Eropa, dan wayang yang terlukis di papan kayu tua.  

Keramahan para pedagangnya membuat kita betah mondar-mandir di Pasar Windujenar ini. Hal unik yang ada di pasar ini yaitu masih adanya sistem barter. Kita bisa menukar barang antik yang kita miliki dengan barang lainnya. Jangan khawatir soal harga, barang antik di Pasar Triwindu dibanderol dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Harga tergantung dari usia, sejarah, dan kondisi barang.

barang-barang antik/noos.co.id

Meskipun Pasar Triwindu khusus menjual barang-barang antik, seperti pasar pada umumnya, transaksi tawar menawar tetap berlaku. Jadi,  gunakan kemampuan menawar Ladies untuk memdapatkan harga yang pantas. Tidak semua barang yang dijual merupakan murni barang antik, ada beberapa barang dengan sengaja dibuat menjadi antik. Jadi, teliti dan cermatlah dalam memilih barang sebelum memutuskan untuk membeli.

Pasar ini dibuka mulai pukul 09.00 sampai 16.00 WIB. Jadi, tunggu apalagi? Siapkan dompet Ladies dan segera berburu barang antik di Pasar Triwindu Solo.

Related posts

Leave a Comment