Kompak dengan Mertua? Bisa! Ini Dia Tipsnya

Halo, Smart Ladies!

Bagi pengantin baru yang belum punya biaya untuk membeli rumah, tinggal di rumah mertua mungkin menjadi salah satu pilihan. Kebutuhan ekonomi yang terus meningkat, membuat beberapa pengantin baru tidak mampu mengontrak rumah. Suka atau tidak, akhirnya tinggal di rumah mertua menjadi alternatif sementara.

Bagi perempuan, tinggal di rumah mertua memiliki tantangan tersendiri. Perbedaan karakter dan kebiasaan dapat menjadi salah satu masalah. Namun, bukan berarti Ladies tidak mampu membangun kekompakan dengan mertua. Selama ada kemauan pasti ada jalan. Inilah tips yang dapat Smart Ladies lakukan untuk membangun kekompakan atau keakraban dengan mertua.

1. Kenali Kultur di Rumah Mertua

Setiap keluarga memiliki kultur masing-masing. Tinggal di rumah mertua artinya Smart Ladies menjadi anggota keluarga baru dan akan bersinggungan dengan kebiasaan keluarga mertua. Untuk itu sangat penting mengenali kebiasaan apa saja yang terjadi di rumah mertua. Mulai dari cara berkomunikasi, karakter setiap anggota keluarga, pemahaman, pola pikir, hingga kebiasaan setiap orang. Setelah memahami kultur di rumah mertua, mulailah beradaptasi dengan baik.

2. Lakukan Aktivitas Bersama

Melakukan aktivitas bersama menjadi ajang untuk saling mengenal dan berkomunikasi lebih intens. Aktivitas bersama yang bisa dilakukan misalnya memasak, berbelanja, membersihkan rumah, atau menonton televisi.

3. Memberikan Bantuan

Meskipun mertua adalah orang tua dari pasangan Smart Ladies, setelah menikah mereka menjadi orang tua sendiri. Sebagai orang tua, sangat wajar jika mereka sesekali ingin dibantu oleh anaknya, termasuk menantunya. Untuk itu, cobalah memberikan bantuan kepada mertua. Meskipun kecil, tetapi akan sangat berarti untuk menjalin kekeluargaan yang akrab.

4. Berkumpul dengan Keluarga Besar

Jika mertua Smart Ladies memiliki keluarga besar, luangkan waktu untuk ikut dalam acara kumpul keluarga besar. Momen ini dapat dijadikan ajang untuk mengenal lebih dekat serta menunjukkan penerimaan kita kepada keluarga mertua.

5. Bersabarlah dengan Segala Kondisi

Setiap keluarga memiliki kelebihan dan kekurangan. Mungkin ada hal yang tidak Smart Ladies sukai dari kultur di rumah mertua. Sedikit atau banyak, pasti ada hal yang dapat membuat emosi naik. Namun, tetaplah menerima segala kondisi dengan sabar. Sebagai anggota keluarga baru, umumnya menantu diminta mengikuti kultur keluarga mertua. Untuk itu, tetaplah berlapang hati menerima perbedaan yang terjadi.

Setelah menikah, rida istri terletak pada rida suami, sedangkan rida suami terletak pada keridaan ibunya. Untuk itu, selama tidak bertentangan dengan kebaikan, bangunlah kedekatan dan kekompakan dengan keluarga mertua. Mudah-mudahan sakinah mawaddah wa rohmah dapat tercurah limpah pada keluarga Smart Ladies. Semoga artkel ini bermanfaat dan menjadi motivasi untuk dapat membangun kekompakan dengan mertua. 

Related posts

Leave a Comment