Ibu Rumah Tangga Lebih Rentan Depresi? Berikut Tips Mencegahnya

  • Whatsapp
Gambar oleh silviarita dari Pixabay

Halo, Ladies!

Setiap wanita bebas memilih untuk menjadi wanita karier atau ibu rumah tangga karena mereka memiliki rencana hidup masing-masing. Meskipun demikian, bagi sebagian wanita, melepaskan karier dan memilih menjadi ibu rumah tangga bukan perkara mudah.

Muat Lebih

Ibu rumah tangga yang sepenuhnya berada di rumah dan menjalankan rutinitas yang monoton tentu lebih mudah merasa bosan. Adakalanya, bantuan kecil dapat membuat ibu merasa bahagia dan dihargai. Pekerjaan domestik yang tak kunjung usai menyebabkan kelelahan fisik dan psikis yang lambat laun bisa memicu depresi. Mungkin ada benarnya pendapat yang mengatakan bahwa ibu rumah tangga yang hanya diam di rumah cenderung lebih mudah mengalami depresi dibandingkan dengan ibu yang bekerja.

Nah, untuk Ladies yang memilih menjadi ibu rumah tangga, tips berikut ini bisa dicoba untuk mencegah depresi.

1. Berbagi Tugas dengan Suami

Memastikan semua kebutuhan harian terpenuhi bukan hanya tugas seorang ibu. Kerja sama antara istri dan suami tentunya akan dapat sedikit meringankan beban sang istri. Untuk itu, Ladies perlu mendiskusikan hal ini dengan pasangan. Adakalanya bantuan kecil dapat membuat ibu merasa bahagia dan dihargai.

Pasangan kita perlu tahu bahwa seorang istri membutuhkan perhatian dan perlakuan yang membuatnya yakin bahwa ia tidak sendirian. Dibandingkan dengan semua kelelahan yang dirasakan, sikap tak acuh suami adalah yang paling berpotensi menjadi penyebab depresi pada seorang ibu.

2. Prioritaskan Diri Sendiri

Sebagai ibu, Ladies pasti memprioritaskan kebutuhan suami dan anak-anak. Namun, hal ini sering kali justru membuat Ladies kurang memperhatikan kebutuhan pribadinya. Sesekali, Ladies juga perlu memprioritaskan diri sendiri. Ladies harus bahagia terlebih dahulu sebelum membahagiakan anggota keluarga lainnya.

3. Lakukan Hobi

Melakukan hal yang disukai dan keluar dari rutinitas dapat mengalihkan sedikit perhatian Ladies sehingga terhindar dari kebosanan. Untuk itu, sediakan waktu khusus untuk bisa melakukan hobi di sela-sela kesibukan.

4. Percayalah bahwa Setiap Ibu Spesial

Menjadi ibu rumah tangga tanpa profesi lain sering membuat wanita menjadi minder dan kurang percaya diri, terutama saat berkumpul dengan teman yang telah sukses berkarier. Tak jarang, keinginan untuk kembali berkarier dan berkarya muncul dan justru bisa menjadi sumber depresi.

5. Jangan Menetapkan Target yang Tinggi.

Seorang ibu tidak harus sempurna sehingga kita tidak perlu menetapkan target yang terlalu tinggi. Tidak mengapa rumah sedikit berantakan atau sesekali membeli makanan jadi di luar. Kewarasan ibu lebih penting dibandingkan dengan apa pun. Kenali batas kemampuan Ladies. Jangan memaksakan diri, apalagi ketika anak sedang senang mengeksplorasi dunianya dan membuat rumah selalu berantakan.

6. Pergi Keluar Rumah

Bepergian keluar rumah dapat menghilangkan kejenuhan. Tak harus pergi jauh, sekadar berjalan kaki di lingkungan sekitar rumah juga mampu menyegarkan pikiran dan mengembalikan semangat Ladies.

7. Tidur dan Beristirahat

Saat fisik dan pikiran lelah, ada baiknya Ladies beristirahat sejenak atau tidur. Istirahat yang cukup akan mampu mengembalikan semangat dan energi. Jangan pernah mengabaikan waktu tidur. Meski sebentar, tidur sangat efektif untuk menjaga kesehatan mental seorang Ibu.

8. Pastikan Makan dengan Teratur

Kesibukan yang tidak ada hentinya mungkin sering kali menyebabkan kita menunda mengisi perut. Padahal perut yang kosong menyebabkan logika tidak dapat berjalan dengan baik. Hati-hati, ya, Ladies, karena kita cenderung lebih mudah marah bila dalam kondisi lapar.

9. Pastikan Ladies Bahagia

Jangan lupa mengawali hari dengan senyuman dan pikiran positif karena hal ini memberikan efek positif pada kondisi hati kita. Sebaliknya, mengawali hari dengan marah dan hati yang dongkol dapat merusak hari Ladies. Jadi, sudahkah Ladies tersenyum hari ini?

Kebahagiaan sebuah rumah tangga sesungguhnya berada di tangan seorang ibu. Jika ibu bahagia, tentunya kebahagiaan keluarga lebih mudah dicapai. Oleh karena itu, menjaga kondisi mental seorang ibu agar jauh dari depresi adalah salah satu kuncinya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *