Joeragan artikel

Cara Mendidik Anak Laki-Laki agar Menghargai Perempuan Saat Dewasa

Ladies, angka kekerasan pada perempuan meningkat setiap tahun. Masih banyak kaum Adam yang menganggap bahwa kedudukan perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Akibatnya, perempuan sering dianggap lemah dan bisa diperlakukan semena-mena. Untuk mengubah mindset ini, kita wajib mendidik anak laki-laki untuk menghargai perempuan sejak mereka masih kecil.

Selain teladan dari sang ayah dalam memperlakukan ibu, beberapa cara ini bisa dilakukan agar anak laki-laki lebih menghargai perempuan.

1. Kenalkan Anak pada Pekerjaan Rumah

Sedari dini, ajari anak laki-laki untuk melakukan pekerjaan rumah, seperti menyapu, mengepel, membersihkan rumah, mencuci piring, dan membersihkan halaman sesuai dengan usianya. Tanamkan pada mereka bahwa pekerjaan di rumah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab ibu atau asisten saja.

2. Berikan Kebebasan dalam Bermain

Bebaskan anak-anak bermain dengan semua temannya, baik sesama laki-laki maupun perempuan. Ladies tak perlu melarang anak laki-laki bermain boneka, masak-masakan, atau mainan lainnya karena semua mainan tidak mengenal gender. Semua anak bisa bermain apa saja sesuai dengan minat dan ketertarikan mereka. Dengan cara ini, anak laki-laki bisa mengetahui dan mengerti cara bersikap yang lembut.

3. Hindari Kekerasan

Ajarkan si kecil untuk mengekspresikan emosinya tanpa kekerasan. Biasakan si kecil untuk berkomunikasi dan mengatakan apa yang dirasakannya. Ladies bisa mengubah ancaman menjadi pujian atau hadiah, misalnya dengan mengatakan, “Adek mau es krim? Kalau iya, adek harus jadi anak yang lembut dan baik, ya.”

4. Ajari si Kecil Meminta Persetujuan

Biasakan buah hati untuk meminta izin dan tidak memaksakan kehendak mengenai apa pun dan kepada siapa pun. Awali dengan hal-hal sederhana seperti saat akan memegang, mencium, atau meminjam mainan temannya. Berikan pengertian untuk tidak memaksa atau merebutnya bila tidak mendapat izin.

5. Izinkan Anak Laki-Laki Menangis

Menangis bukan hal tabu untuk anak laki-laki. Wajar kok, bila anak-anak menangis saat mereka sedih atau kecewa. Bukankah menangis juga membuat orang dewasa merasa lebih lega? Hindari mengatakan “anak laki-laki tidak boleh cengeng” karena bisa memengaruhi tumbuh kembangnya.

Hal-hal baik yang diajarkan sedari kecil akan mudah melekat dan terekam dalam memori anak hingga mereka dewasa. Bila kita terbiasa memberikan pembiasaan yang baik, pasti anak-anak juga akan mengikuti pembiasaan tersebut. Mendidik anak memang butuh kesabaran dan pengetahuan ekstra. Jangan pernah bosan untuk terus belajar dan berusaha menjadi orang tua yang lebih baik, ya, Ladies.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

× Hubungi Kami