Bisakah Produktif Tanpa Sibuk? Ini 5 Rahasianya

Apakah Smart Ladies sering merasa sibuk, tetapi tidak juga menghasilkan apa pun atau pekerjaan bertumpuk seakan tak ada habisnya? Banyak orang yang mengartikan bahwa sibuk sama dengan produktif. Padahal ini adalah dua hal yang berbeda, lo. Kenyataannya, orang yang sibuk belum tentu produktif, tetapi orang yang produktif selalu punya kesibukan.

Seseorang yang produktif selalu menghasilkan sesuatu dari kesibukannya, seperti uang, hasil karya, atau sebuah makna. Namun, orang sibuk hanya menguras energi, waktu, dan tenaga. Bagaimana caranya menjadi produktif tanpa sibuk? Mudah, kok, Ladies. Berikut beberapa hal yang bisa diterapkan untuk tetap produktif tanpa sibuk.


1. Buat Rencana

Sebelum memulai sesuatu, buatlah rencana yang matang. Mengerjakan hal secara terencana pasti memberikan hasil berbeda dengan yang asal-asalan. Caranya, tentukan target, cara pengerjaannya, sistem yang akan dipakai, dan hasil yang akan dicapai. Ini penting, ya, Ladies, agar kita bisa mengukur kemajuan pekerjaan. Sebuah kegiatan yang melenceng dari target perlu dievaluasi produktivitasnya.

2. Tentukan Skala Prioritas

Sejak awal, tentukan dahulu mana yang penting. Dengan menentukan skala prioritas, Ladies, menjadi lebih tertib. Lebih baik kerjakan satu hal saja, tetapi hasilnya memuaskan daripada mengerjakan beberapa hal sekaligus, tetapi tidak tuntas. Menetapkan skala prioritas juga akan membuat beban pekerjaan terasa lebih ringan.


3. Pilih Peluang Terbaik Saja

Sering kali banyak kesempatan dan peluang terbuka di depan mata yang membuat kita bingung. Pilihlah satu atau beberapa peluang yang terbaik menurut Ladies. Jika fokus kita bercabang, akan banyak hal yang akan terlewatkan atau bahkan terhambat. Cukup kerjakan saja kesempatan yang sudah dipilih dengan sebaik-baiknya.


4. Fokus pada yang Dikerjakan

Fokuslah pada pekerjakan yang kira-kira akan memberikan hasil maksimal. Banyak hal yang akan terlewatkan bahkan menghambat pekerjaan saat fokus kita bercabang. Selain hasil yang didapat tidak sesuai harapan, waktu yang terbuang pun pasti akan lebih banyak. Bila perlu, matikan gawai dan stop bermain medsos. Tanpa disadari, kedua hal itu sering membuat fokus terpecah.

5. Realistis pada Kemampuan Diri Sendiri

Saat mengerjakan sesuatu, kita wajib mengukur kemampuan diri sendiri. Tak perlu memaksa bekerja terlalu keras karena hal ini justru bisa membuat kita tidak produktif. Jika kerja, isitrahat, dan hiburan bisa dikerjakan seimbang, produktivitas akan terjaga, ya, Ladies.
Bekerja keras boleh-boleh saja, tetapi percuma bila tidak bisa menikmati hasilnya. Dengan pola kerja yang tepat, target pasti akan tercapai. Nilai plusnya, kita akan mendapat kepuasan, hasil yang maksimal, dan mungkin klien akan bertambah. Jadi, perhatikan juga kualitas kerja, bukan hanya kuantitasnya, ya, Smart Ladies.

Related posts

Leave a Comment