Joeragan artikel

Aroma Khas di Area Intim Wanita yang Bisa Mengindikasikan Kesehatan Tubuh

Hai, Smart Ladies!

Salah satu organ penting seorang wanita adalah vagina. Hal ini dikarenakan area intim tersebut mudah terkena penyakit dan dapat berubah-ubah kondisinya tanpa ada gejala terlebih dahulu. Sebagai contoh, dalam hal aroma, terkadang area intim tersebut memiliki aroma hambar dan menjadi tidak sedap.


Bicara tentang area intim wanita, tahukah Ladies bahwa daerah tersebut memiliki 5 aroma yang berbeda-beda? Diambil dari beberapa sumber, berikut 5 aroma khas di area keintiman wanita.


1. Aroma Musky (Seperti Mawar)

Aroma yang paling umum terasa di area intim wanita adalah musky, aroma seperti mawar. Aroma ini berasal dari kelenjar keringat yang mengalir di area tersebut. Jangan khawatir, aroma musky menandakan bahwa daerah sedang dalam keadaan sehat.


2. Aroma Amis

Banyak yang mengatakan aroma amis di area intim wanita adalah hal yang wajar, padahal itu tidaklah benar. Bau amis bisa terjadi karena seorang wanita sedang mengalami infeksi yang disebabkan pertumbuhan bakteri sehingga menganggu kesimbangan pH di area intim.

Jika aroma ini disertai rasa gatal dan keluarnya cairan berwarna abu-abu atau putih susu, sebaiknya Ladies segera ke dokter agar mendapatkan penanganan yang baik.


3. Aroma Besi

Jika tercium aroma seperti besi ketika menstruasi, Ladies tidak perlu khawatir. Aroma besi terjadi karena perpaduan aroma amis darah yang bertemu dengan cairan alami di area intim. Aroma ini masih dikatakan normal, sepanjang tidak menyengat.


4. Aroma Manis

Asupan makanan bisa memengaruhi aroma di area intim wanita. Mengonsumsi buah-buahan seperti jeruk, nanas, dan jeruk bali akan membuat area intim berbau manis. Sebaliknya, mengonsumsi makanan seperti bawang, brokoli, atau asparagus akan membuatnya beraroma kurang sedap. Aroma yang satu ini sangat didamba wanita, meski agak sulit mendapatkannya. Namun, dengan mengatur pola makan, menjaga kebersihan, serta rutin berolahraga, bukan tidak mungkin Ladies akan mendapatkannya


5. Aroma Jamur atau Ragi

Jika area intim mengeluarkan aroma tak sedap seperti ragi, hal ini perlu diwaspadai. Bisa jadi, aroma ini menjadi pertanda sedang terjadinya pertumbuhan jamur di area tersebut. Keputihan atau infeksi ragi dapat terjadi karena mengonsumsi antibiotik ataupun karena sedang hamil. Infeksi jamur tersebut dapat disembuhkan dengan obat-obatan antijamur yang dapat dibeli di apotek, tetapi sebaiknya Ladies berkonsultasi dengan dokter sebelumnya.

Lalu, bagaimana cara mencegah aroma tidak sedap di area intim? Caranya, hindari pola makan yang tidak sehat dan jangan berlebihan mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan bau tidak sedap. Selain itu, konsumsilah makanan seperti seledri atau nanas agar aroma di daerah tersebut lebih terjaga. Tindakan sederhana ini akan dapat menjauhkan Ladies dari bau tak sedap. Semoga bermanfaat!

Sumber gambar utama : doktersehat.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

× Hubungi Kami