FoodKidsMotivasiParenting

Ajak Ananda Memasak, Trik Ampuh Penghalau Bosan Menunggu Waktu Buka Puasa

Halo, Smart Ladies! Puasa Ramadan sudah masuk pada minggu kedua. Masih semangat membersamai Ananda belajar puasa, ‘kan? Ramadan tahun ini, memang berbeda dari tahun sebelumnya. Adanya kebijakan stay at home atau #dirumahaja tentu membawa nuansa tersendiri. Hal ini justru menjadi kesempatan kita untuk membiasakan anak-anak   belajar berpuasa sejak dini. Anak belajar berpuasa bisa diawali sampai Zuhur, Asar, selanjutnya puasa sampai Magrib

Biasanya, Ladies, anak-anak akan semangat sekali ikut makan sahur bersama orang tuanya. Namun, ketika siang atau sore hari, mereka mulai mengeluh haus dan lapar. Jangan panik ya, saat mendengar mereka mengeluh. Kita bisa alihkan perhatian mereka agar tetap semangat melanjutkan berpuasa. Contohnya dengan mengajak dan melibatkan anak dalam proses memasak menu kesukaan mereka. Menu yang bisa dipilih pun beraneka ragam. Cukup mencari menu yang sederhana, seperti membuat pizza, puding, es buah, aneka jus buah, asinan, dan lain sebagainya, disesuaikan dengan selera anak-anak.

Lalu, anak-anak bisa dilibatkan sejak proses apa saja? Mereka sudah bisa dilibatkan mulai dari proses:

1. Persiapan Bahan

Anak-anak bisa diminta untuk menata bahan masakan yang diperlukan di atas meja, lalu bahan itu dicuci hingga bersih. Ajarkan anak memotong bahan sayuran atau melibatkannya dalam membuat adonan agar mereka tidak merasa bosan. Saat mereka sedang mengerjakan aktivitas ini, kita bisa menyelipkan cerita-cerita yang mengandung nilai kebaikan. Dengan demikian, mereka makin antusias membantu Ladies memasak di dapur.

 

2. Proses Memasak

Pada proses memasak ini, tentu saja dilakukan oleh orang tua. Sementara Aanak-anak cukup menjadi pengamat, Ladies bisa sambil menjelaskan tahapan memasak kepada mereka. Agar mereka tetap semangat memasak bersama. Oh ya, kita bisa meminta anak-anak untuk menyiapkan beberapa peralatan untuk proses penyajian nanti.

 

3. Proses Penyajian Makanan

Pada proses penyajian makanan, anak-anak bisa dilibatkan membuat hiasan dari sayuran di sekitar piringnya, atau menata meja makan untuk berbuka puasa nanti.

Kegiatan memasak bersama ini juga bisa meningkatkan bonding antara orang tua dan anak. Oleh karena proses persiapan bahan hingga penyajian makanan cukup lama, anak-anak bebas bercerita tentang apa yang mereka rasakan. Tentu saja Ladies pun perlu menanggapinya dengan santai agar tercipta suasana asyik menjelang waktu berbuka puasa.

 

Semoga bermanfaat ya, Ladies!

 

 

 

 

Tags
Show More

siska hamira

Bismillah, I am Ordinary woman with extra ordinary life Dengan motto hidup Life is never ending learning Menulis untuk menebar manfaat dan menjaring jariyah Barakallahu fiikum

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close