Gocheon Sky Dome [Google]

5 Hal Positif yang Bisa Diambil dari Kegemaran Anak terhadap K-Pop

Hai, Ladies.

Menghadapi anak remaja yang begitu menggandrungi K-Pop itu cukup meresahkan, ya. Anak jadi begitu tekun menatap gawainya dengan berbagai gaya entah duduk manis atau tiduran, melewatkan waktu yang tersita. Ketakutan akan mereka mengadopsi hal-hal negatif dari negara yang berbeda budaya dengan kita menjadi alasan utamanya, bukan?

Namun, jangan khawatir, kita masih bisa mengambil hal positifnya dari kegandrungan K-Pop ini, kok. Yuk, kita simak apa saja hal positif itu, Ladies.

  1. Dampingi atau Temani Anak

Jangan dulu melarang anak untuk menyukai atau melakukan hal yang disukainya. Di usia mereka sekarang ini, biasanya makin dilarang mereka akan sering melakukannya secara diam-diam. Lebih baik Ladies dampingi atau temani saat mereka sedang menikmati lagu-lagu dari grup atau musisi yang diidolakannya.

2. Cari Info dan Pelajari

Tak kenal maka tak sayang. Pun berlaku dalam hal ini. Ladies juga harus berusaha mencari tahu siapa grup atau musisi yang diidolakannya. Gunanya apa? Ladies bisa menjadi teman asyik yang bisa mereka ajak berdiskusi atau ngobrol tentang idola mereka.

3. Buatlah Anak menjadi Kepo tentang Idola Mereka

Walaupun kita sudah tahu tentang siapa idola mereka, tetap meminta anak untuk mencari tahu latar belakang tentang grup atau musisi yang mereka suka. Bagaimana kisah perjuangan mereka untuk bisa meraih posisi sekarang. Apa kendala dan bagaimana mereka mengatasinya. Mintalah anak untuk menceritakan kembali apa yang sudah mereka dapat dari penelusuran itu. Dengan demikian, anak bisa paham bahwa setiap kesuksesan selalu diawali dan disertai kerja keras dan perjuangan.

4. Membuat List Positif dan Negatif Sang Idola

Selanjutnya, Ladies minta anak untuk menilai kelebihan (positif) dan kekurangan (negatif) dari grup atau musisi idola mereka. Berikan pengertian kepada mereka bahwa kita hanya perlu mengambil hal-hal positif saja dan meninggalkan hal negatif dari idola mereka.

5. Mempelajari Bahasa Baru

Saat anak menyukai suatu lagu, otomatis ia akan bernyanyi dengan bahasa dari mana grup atau musisi itu berasal, ya kan, Ladies. Nah, di situlah Ladies bisa membuat anak mempelajari bahasa baru secara tidak langsung. Caranya? Minta anak untuk mengartikan lebih dulu lirik suatu lagu, sebelum ia menyanyikannya. Beri pengertian pentingnya tahu isi dari lagu tersebut agar anak tidak menyanyikan lagu sembarangan. Saat anak terbiasa untuk mengartikan suatu kata dalam lirik lagu tersebut, secara tidak langsung anak akan terus menambah kosakata baru dalam ingatannya.

Demikian Ladies , hal yang bisa kita lakukan untuk menyikapi kegandrungan K-Pop pada anak-anak. Perlu diingat, setiap hal selalu membawa dua dampak, yaitu positif dan negatif. Kita hanya perlu membuka mata lebih lebar untuk bisa melihat apa yang bisa kita manfaatkan dari hal tersebut dan menepikan hal negatif darinya. Semoga bermanfaat.

About Winda Saraswati

Winda Saraswati

Check Also

5 Tips agar Kebersamaan Bersama Keluarga Tetap Berkualitas Meski Bekerja

Hai, Smart Ladies! Zaman sekarang, wanita bekerja itu bukanlah hal yang tabu. Banyak para wanita …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *