Yuk, Membuat Duplikat “Sedekah Nasi Rombongan Purbalingga”

Manusia hidup tidak sendiri, tidak bisa memenuhi kebutuhan sendiri tanpa bantuan orang lain. Ketergantungan manusia kepada manusia bentuknya berbeda-beda karena pekerjaan dan cara hidupnya juga berbeda.


Ide Sedekah Nasi Rombongan Purbalingga berawal dari keinginan untuk bisa bermanfaat bagi orang lain. Bentuknya berupa etalase nasi gratis beserta nasinya yang disediakan tiap hari sebanyak tiga kali, pagi, siang, dan sore di bangsal rumah sakit. Di sini saya berharap pembaca berkenan menduplikasi kegiatan ini.

Berikut beberapa cara untuk menduplikasi gerakan “Sedekah Nasi Rombongan Purbalingga”


1. Niat untuk Berbagi


Awal gerakan ini dimulai dengan keinginan inisiator untuk memenuhi kebutuhan para penunggu pasien di rumah sakit. Banyak penunggu rumah sakit yang berasal dari tempat jauh dan tidak mampu. Untuk memenuhi kebutuhan para penunggu rumah sakit yang tidak mampu itulah kami sediakan etalase nasi gratis beserta nasi bungkusnya setiap hari. Niat kami agar bisa berbagi dan membantu keluarga pasien agar tidak terlalu terbebani untuk biaya makan penunggu.


2. Tulis Rencana dan Ajukan pada Allah


Rencanakan semua dengan baik, dari pengadaan etalase, pengisian makanan, dan lain sebagainya. Ajukan semua rencana kepada Allah yang Maha Memberi. Dia yang akan mempermudah jalan kita. Saat salat bisa kita mohonkan kepada Allah agar semua rencana yang disusun dimudahkan oleh-Nya. Allah sebaik-baik penolong, maka ia akan menolong hamba-Nya yang berada pada jalan kebenaran.


3. Tulis di Media Sosial


Di era digital seperti sekarang ini, hampir semua orang mengenal media sosial. Dari Facebook, Instagram, WhatsApp, dan lain-lain. Semua media sosial tersebut bisa dijadikan media untuk mengajak orang lain. Menulis di media sosial agar orang mengenal dan mengetahui rencana kita. Mengajak orang-orang untuk ikut bersama mewujudkan kegiatan Sedekah Nasi Rombongan. Di luar sana masih banyak orang-orang yang peduli kepada kaum duafa.


4. Mengumpulkan dan Mengkoordinir Donatur


Setelah banyak orang yang tertarik dengan rencana kita untuk Sedekah Nasi Rombongan, maka kumpulkan mereka dan koordinir mereka dengan baik. Siapkan mereka untuk menjadi pejuang yang tangguh dan bersama-sama mencari jalan surga-Nya.


Membuat jadwal untuk setiap hari agar setiap hari nasi atau makanan dalam etalase selalu ada. Diusahakan sehari tiga kali etalase terisi nasi atau makanan sehingga penunggu aman dan tenang menunggui keluarga yang sakit.


5. Wujudkan dan Lakukan


Setelah semua siap dari etalase, donatur dan yang tak kalah penting adalah izin dari rumah sakit. Karena bagaimanapun, nantinya akan ada gerakan setiap hari pengantar nasi atau makanan yang akan ditaruh di etalase.
Semua nasi juga diusahakan halal dan thoyib karena yang memakan makanannya adalah manusia yang sedang kesusahan. Jangan menambah beban mereka dengan memakan makanan yang tidak halal.


Nah, Ladies, semoga semua Ladies bisa menduplikasi gerakan Sedekah Nasi Rombongan ini di tempat kalian sehingga lebih banyak lagi orang yang terbantu. Semoga bermanfaat.

 

Yutaka Latifah

Provokator Kebaikan, inisiator Sedekah Nasi Rombongan Purbalingga, Penulis, Relawan, dan Abdi negara
Yutaka Latifah

Latest posts by Yutaka Latifah (see all)

Related posts

Leave a Comment