Mantapkan 3 Hal Ini Sebelum Menentukan Pilihan Sekolah Anak

Hai, Smart Ladies!

Menjelang tahun ajaran baru ini, adakah Ladies yang sibuk mengurus pendaftaran sekolah anak? Bagaimana kesannya? Ladies, apapun tingkat pendidikannya, proses mendaftarkan anak ke sebuah sekolah memberikan kesan yang mungkin tidak akan pernah terlupakan.

Pendidikan anak pada dasarnya merupakan tanggung jawab dan kewajiban orang tua terhadap anak. Menyekolahkan merupakan salah satu bagian dari upaya kita sebagai orang tua dalam proses pendidikan tersebut. Setiap orang tua memiliki kriteria dan pertimbangan yang berbeda dalam menentukan sekolah bagi anak-anaknya. Ada yang memilih sekolah karena jarak yang dekat, prestasi yang bagus, basis keagamaan, dan sebagainya.

Orang tua yang memilih sekolah atas pertimbangan jarak mungkin berpikir “yang penting anak bisa bersekolah, di mana pun sama saja.” Akan tetapi, orang tua lain mungkin hanya akan memasukkan anaknya ke sekolah favorit, apa pun alasannya. Bisa karena kualitas sekolahnya, prestasi anak yang memang layak untuk melanjutkan sekolah di sana, atau faktor gengsi. Banyak orang tua yang menyekolahkan anak di sekolah favorit bukan karena keunggulannya, melainkan sekadar ikut-ikutan dan gengsi.

Sistem pendidikan dan cara pendaftaran sekolah bisa berubah kapan saja. Dalam dua tahun terakhir, sistem zonasi diterapkan dengan konsekuensi positif dan negatif bagi dunia pendidikan dan anak-anak kita. Untuk mengantisipasinya, kita harus memiliki pertimbangan sendiri yang bersifat umum dan tepat. Dengan demikian, perubahan sistem pendidikan dan pendaftaran sekolah tidak akan berdampak terlalu buruk bagi pendidikan dan masa depan anak-anak.

Nah, tiga hal mendasar berikut ini perlu Ladies mantapkan sebelum menentukan pilihan sekolah untuk anak.


1. Niat

Tetapkan niat bahwa kita menyekolahkan anak adalah untuk ibadah, sebagai bagian dari kasih sayang dan tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak. Orang tua yang memahami pentingnya pendidikan bagi masa depan anak tentu tidak ingin masa depan anaknya tanpa tujuan.


2. Tujuan

Tujuan menyekolahkan anak adalah untuk membekali mereka dengan ilmu dan pengetahuan yang akan menunjang kehidupan mereka di masa depan.


3. Orientasi

Ladies, menentukan orientasi ini sama pentingnya dengan menentukan niat dan tujuan. Orientasi orang tua ketika menyekolahkan anaknya akan menentukan ke mana anak akan bersekolah.

Orang tua yang berorientasi pada sekolah umum cenderung menyekolahkan anaknya di sekolah negeri. Jarak dan kualitas sekolah menjadi pertimbangan lainnya. Orangtua yang berorientasi memberikan bekal ilmu pengetahuan umum dan agama kepada anak akan memilih sekolah yang berbasis agama. Jika beragama Islam, maka anak akan ditempatkan di sekolah islami seperti madrasah, sekolah Islam terpadu, atau pesantren.

Nah, dengan memantapkan tiga hal di atas, Ladies tidak akan terpengaruh dengan perubahan sistem pendaftaran sekolah.

Related posts

Leave a Comment