4 Hal Positif ini Bikin Tak Malas Antre

Smart Ladies, saat mendengar kata antre, mungkin yang ada di benak kita adalah malas, lama, dan sebagainya. Padahal, kita sebenarnya bisa belajar empat hal penting saat mengantre. Empat hal ini bikin kita tak malas antre, lo. Kita simak, yuk!

1. Kesabaran

Banyak anak di sekolah yang lupa akan kata “sabar mengantre”. Semua ingin serba cepat. Bahkan, jika dititipi uang bayaran, mereka sering menolak dengan alasan malas antre. Kita pun sering menganggap antre panjang di toilet maupun di bank sebagai sebuah siksaan.

Ladies, dengan sabar mengantre, sebenarnya kita sedang belajar menghormati hak orang lain. Mereka yang datang lebih awal mendapat giliran terdepan. Tidak ada saling serobot karena merasa dirinya paling penting. Yang datang terlambat tentu harus menunggu di belakang. Kita belajar memiliki rasa malu jika menyerobot antrean dan hak orang lain.

Dengan sabar mengantre, kita juga belajar memaknai bahwa sesuatu yang diperoleh dengan mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya lebih bermakna dibandingkan jika diraih secara instan.

2. Kedisiplinan

Ladies, dari budaya antre kita belajar menjadi pribadi yang disiplin dalam mengelola waktu dan diri. Kalau ingin menjadi orang yang pertama, tentu Ladies harus datang lebih awal, mengatur waktu, dan mempersiapkan diri agar bisa sampai di lokasi sesuai perkiraan. Jika datang terlambat, berarti kedisiplinan kita harus diperbaiki. Apa pun tujuan kita, disiplin terhadap waktu sangat menentukan keberhasilan.

Kita pun belajar tabah dan sabar menjalani proses dalam mencapai tujuan saat mengantre. Dengan tidak menyerobot antrean, kita belajar jujur pada diri sendiri dan orang lain.

3. Kreatif

Saat mengantre, kita bisa belajar mengisi waktu dengan menemukan ide-ide brilian dan melahirkannya dalam bentuk coretan, gambar, atau tulisan. Dengan kreativitas dan pemikiran yang kekinian, saat mengantre pun, kita tetap bisa menghasilkan sesuatu yang besar. Terlebih lagi, sekarang banyak telepon pintar yang bisa dimanfaatkan untuk menuangkan ide dan kreativitas. Selain itu, kita bisa juga memanfaatkan buku agenda saat kita menunggu, antre, atau berada di tengah kemacetan.

4. Sosialisasi dan Komunikasi

Saat mengantre, kita belajar menyapa dan mengobrol dengan orang lain. Ilmu komunikasi kita praktikkan. Siapa tahu tercipta pembelajaran dan peluang saat menghadapi orang yang belum dikenal atau mengajaknya bicara.

Silaturahmi juga bisa tercipta saat mengantre. Tidak semua orang suka berlama-lama fokus pada gawainya. Seseorang kadang juga butuh berbicara kepada orang lain.

Demikian empat hal positif yang bisa kita pelajari saat antre. Apakah masih malas mengantre? Coba lagi dan dapatkan lebih banyak hal positif, Smart Ladies.

Juli Dwi Susanti

Guru-Dosen Pendidikan Matematika, Perempuan Pembelajar (Long Life Learner), Motivator, yang mencintai menulis sebagai lukisan jiwa, terapi hati, sharing dan caring. Are you?
Juli Dwi Susanti

Related posts

Leave a Comment