5 Rahasia Olahraga Lari tanpa Terengah-engah

Hai, Smart Ladies!

Lari merupakan salah satu jenis olahraga yang paling banyak diminati berbagai kalangan. Lari juga merupakan jenis olahraga yang paling mudah dilakukan karena tanpa alat dan siapa pun dapat melakukannya, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Selain itu, juga tidak memerlukan tempat khusus untuk melakukan olahraga ini. Namun, bagaimana jika saat berlari, kita jutru mudah lelah dan terengah-engah? Tentu saja, hal ini akan membuat kita tidak nyaman dan enjoy, bukan?

Untuk mengatasi hal tersebut, mari kita simak rahasia agar tidak terengah-engah dan tetap nyaman saat berolahraga.

1. Melakukan Pemanasan

Setiap kali akan berolahraga, pemanasan adalah hal yang wajib dilakukan agar tidak merusak otot-otot tubuh. Olahraga lari pun sama, lakukan pemanasan selama sepuluh menit. Pemanasan ini berfungsi untuk meningkatkan denyut jantung dan pernapasan. Pemanasan dapat dilakukan dengan mengangkat tangan sambil mengatur napas atau gerakan seputar otot bahu, leher, dan pergelangan tangan. Berkeringat pertanda bahwa tubuh kita telah memanas dan siap untuk berolahraga.

2. Menggunakan Pernapasan yang Tepat

Pernapasan yang salah menjadi salah satu penyebab napas terengah-engah dan sesak. Menggunakan napas panjang saat berlari akan membuat kita lebih cepat lelah. Namun, jika terlalu dangkal, juga tidak efektif untuk pertukaran udara. Cobalah bernapas dari perut, bukan dada. Caranya dengan berbaring telentang, lalu bernapaslah dan rasakan gerakan yang naik turun. Selain itu, dapat juga dilakukan dalam posisi diam. Mulailah dengan menarik napas sepenuhnya, lalu turunkan bahu secara perlahan sambil mengembuskan napas. Untuk memastikan pernapasan sudah tepat, sentuhlah perut. Jika perut bergerak naik turun, pernapasan telah benar.

3. Latihan Beban

Stamina juga hal yang penting, selain melakukan teknik pernapasan yang tepat, tentunya. Untuk meningkatkan stamina, lakukanlah latihan beban. Latihan angkat beban dan kardio merupakan dua latihan yang berbeda, tetapi keduanya bermanfaat bagi tubuh kita. Keduanya dapat menjaga kebugaran ataupun menurunkan berat badan. Melakukan latihan beban dapat meningkatkan stamina untuk mendapatkan kekuatan.

4. Interval Lari

Berlari dengan metode interval akan meningkatkan detak jantung secara konstan. Sisi positif dari latihan interval yang lain adalah dapat mengurangi ketegangan, kecemasan, dan meningkatkan stamina. Contoh latihan interval lari adalah berlari cepat selama dua menit, diikuti gerakan berjalan kaki selama dua menit juga. Ingat, Ladies harus berlari dan berjalan dengan waktu yang sama.

5. Mendengarkan Musik

Musik tidak hanya dapat meningkat mood, tetapi juga dapat digunakan saat berolahraga. Fungsinya untuk memotivasi agar Ladies terus bergerak. Memilih tempo lagu yang tepat untuk olahraga dapat meningkatkan pengaruh positif saat berlari. Selain itu, juga dapat meningkatkan efisiensi gerakan dan memperkuat ketahanan tubuh saat berolahraga. Mendengarkan lagu dengan tempo yang lambat akan mengurangi kecepatan detak jantung Ladies. Tempo lagu yang cepat cocok untuk olahraga dengan intensitas yang tinggi.

Itulah lima rahasia agar olahraga lari Smart Ladies tetap nyaman, happy, dan tentu saja napas tidak terengah-engah. Berlatihlah secara rutin agar terbiasa dan terbebas dari gangguan sesak napas saat berlari.

Semoga bermanfaat!

Purwani Wijayanti

Penulis konten writer, Mak Comblang Joeragan Artikel (JA), Marketing Penerbitan, PJ sekaligus editor antologi anak mondok JA, dan masih ngantor.
Purwani Wijayanti

Related posts

Leave a Comment