Tips Menanamkan Empati Pada Anak Usia Dini

Halo, Smart Ladies!

Pada dasarnya, setiap anak memiliki kepekaan (empati). Hanya saja, sikap tersebut harus terus diasah agar tertanam kuat. Empati adalah menempatkan diri sebagai orang lain sehingga merasakan apa yang dirasakannya, terutama saat sedih atau duka. Jika sikap tersebut ditanamkan pada diri anak, ia akan menjadi pribadi yang baik dan disukai orang di sekelilingnya.


Usia balita adalah saat menanamkan sikap empati. Pada usia tersebut, anak dengan mudah mengikuti perbuatan orang di sekitanya, terutama orang tua. Oleh sebab itu, orang tua harus memberikan contoh yang baik, seperti bertutur kata lembut, bersikap sopan santun, tidak kasar dan mampu menghargai orang lain.


Adapun cara menanamkan empati pada anak usia dini, adalah sebagai berikut :


1. Mengajarkan Anak Menghargai Perbedaan


Dalam kehidupan sehari-hari, anak akan menemukan hal baru dan berbeda. Orang tua harus menjelaskan bahwa perbedaan itu indah, termasuk ketika anak menemukan teman yang memiliki kekurangan fisik. Anak harus belajar memahami, bukan dijadikan sebagai bahan ejekan atau olokan.


2. Mengajarkan Anak Berbagi

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengajak anak berbagi. Ladies bisa memintanya memberikan sejumlah uang kepada pengemis, memasukan uang ke kotak amal yang ada di tempat peribadatan, atau membagikan makanan pada teman saat bermain bersama.

3. Mengajarkan Anak Tidak Memaksakan Kehendak

Saat bermain, anak-anak sering kali menginginkan mainan yang telah dipegang temannya. Dalam kondisi seperti ini orang tua bisa mengajarkan anak tidak mengambil paksa mainan temannya, memberikan anak alternatif mainan yang lain.

4. Mengajak Anak Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan bukan saja perbuatan baik, tetapi salah satu sikap empati yang bisa menghargai orang lain. Dengan mengajari anak membuang sampah pada tempatnya, orang tua sudah mengajarkan anak menghargai orang yang telah membersihkan tempat tersebut.

Smart Ladies, yuk, asah sikap empati pada anak mulai dari usia dini. Empati merupakan bekal bagi anak. Saat bercengkrama dengan orang lain, tentu kita akan senang jika anak disukai dan disayangi orang lain dimanapun ia berada.

Related posts

Leave a Comment