Jasa Titip Beli, Peluang Usaha Bermodal Kuota dan Gawai

Hai, Smart Ladies!

Di zaman serba daring seperti sekarang ini, jasa titip beli daring atau lebih dikenal dengan jastip adalah peluang bisnis yang menjanjikan. Usaha ini mudah untuk dijalankan, bahkan oleh seorang mahasiswa sekalipun. Cukup dengan modal kuota dan gawai, Ladies sudah bisa membuka jasa titip beli di media sosial. Ladies hanya perlu membelikan barang yang dititip dan mereka akan memberikan tip sebagai bayaran jasa.

Barang yang paling laris diburu orang adalah perawatan kulit, kosmetik, tas, pakaian, aksesoris, alat rumah tangga, hingga mainan anak-anak. Buat Ladies yang ingin memulai usaha jastip, ada beberapa tips dan trik yang bisa dilakukan. Yuk, kita simak!


1. Tentukan Target Pasar

Sebelum memulai usaha jastip, tentukan dahulu target pasar yang dituju: wanita, anak-anak, atau segala usia, penentuan target pasar akan memengaruhi jenis barang yang akan dijual.

menentukan segemen pasar / pinterest

2. Pemasaran atau Promosi

Bisnis ini cukup dirintis melalui media daring. Tentukan media sosial yang menjadi tempat promosi. Sebagian besar pelaku usaha jastip memanfaatkan Instagram dengan mengoptimalkan penggunaan has tag, langsung saja gunakan pagar (tagar). Selain itu, promosi di Facebook FanPage dan Twitter bisa menjadi pilihan lainnya.

promosi sosial media/pinterest

3. Pahami Cara Kerja Jastip

Untuk menjalankan usaha jastip, Ladies harus tahu bagaimana sistem kerjanya. Ladis bisa mensyaratkan si penitip memberikan uang muka terlebih dahulu, dan akan dilunasi setelah barang datang atau menalanginya dulu.

Transparansi adalah hal penting dalam usaha jastip agar pembeli tidak kecewa. Salah satunya caranya adalah dengan menginformasikan harga asli barang dan tarif jasa titip beli yang Ladies kenakan.

cara kerja jastip / pinterest

4. Aktif Mencari Peluang Potensial

Dalam menjalankan usaha jastip, Ladies dituntut untuk aktif mempromosikan barang yang bisa dititip dan rajin mencari peluang. Sering menyambangi acara obral barang kemudian mempromosikannya, membuat konsumen memperoleh barang dengan harga lebih murah.

barang diskon / pinterest

5. Menjalin Hubungan Baik dengan Pelanggan

Pembeli adalah raja, begitu istilah yang sering kita dengar. Kunci usaha jastip adalah kepercayaan dan kepuasaan, berikan layanan lebih agar konsumen menjadi pelanggan setia. Untuk memperoleh kepercayaan mereka, tidak ada salahnya Ladies melayani permintaan pembelanjaan di luar produk yang diunggah di media sosial dan pastikan barang yang ditawarkan berkualitas.

layanan kepada pelanggan/pinterest

Lalu, berapa omset yang didapat dari bisnis jastip ini?

Umumnya, fee jasa titip beli cukup murah yaitu, mulai Rp2.000,00-Rp35.000,00 tergantung harga barang yang dipesan. Semakin mahal harga barangnya, maka fee-nya semakin besar.

Sebagai gambaran, jika dalam seminggu Ladies sudah mendapatkan 50 pesanan dengan fee Rp20.000,00 per barang, maka sudah mendapatkan omzet 1 juta.

Sekarang, jastip tidak hanya berupa barang, tetapi sudah berambah pada produk kuliner, khususnya oleh-oleh atau makanan khas. Jika kebetulan akan pergi ke suatu daerah, Ladies bisa menawarkan jastip bagi yang menginginkan makanan khas dari daerah tersebut.

Gampang, ‘kan, melakukan bisnis jastip ini? Tertarik untuk mencoba?

Related posts

Leave a Comment