Senyum untuk Arga

Hai, Zee! Bagaimana keadaanmu sekarang? Semoga lebih baik, ya. Semoga tetap bisa tersenyum untukku meski aku tak bisa melihatnya. Kamu bilang masih suka menungguku di teras depan rumah, seperti saat kita luangkan waktu bersama dulu. Benarkah? Aku bahagia mengetahuinya. Aku di sini sering tersenyum sendiri jika mengingat hari-hari kebersamaan kita. Sungguh indah dan menorehkan rindu untuk bisa mengulangnya. Apakah kamu juga merasakannya? Maaf, jika aku telah lama tidak memberimu kabar. Bukan aku sengaja melupakanmu atau ingin menjauh darimu. Tidak. Aku hanya mencoba untuk memahami diriku sendiri yang selama ini sering…