Kenali Jenis-Jenis Kutu Kucing Peliharaan Kita, Yuk!

Smart Ladies pecinta kucing,


Pernah kan, melihat kucing peliharaan kita menggaruk-garuk badan atau telinganya karena gatal? Pasti timbul rasa kasihan, saat melihat binatang kesayangan merasa tidak nyaman karena sekujur tubuhnya ternyata ada kutu. Bayangkan, bagaimana rasanya jika sekujur tubuh dihuni oleh kutu!

Kutu kucing merupakan ancaman serius bagi kesehatan tubuh kucing. Selain kesehatan terganggu, serangan kutu mengakibatkan kerontokan bulu. Akibatnya, bulu kucing menjadi botak atau menipis di beberapa tempat. Hal ini akan mengakibatkan bulu kucing tampak tidak bagus lagi.

Kutu merupakan salah satu jenis serangga yang bersifat parasit. Serangga kecil ini biasanya tinggal di sela-sela bulu dan menyerang kulit kucing. Beberapa kutu bahkan diketahui berkembang biak sangat cepat saat udara panas. Dari pandangan mata telanjang, ada beberapa jenis kutu kucing yang bisa Ladies kenali.


Berikut ini jenis-jenisnya:


1. Kutu Bulu/Lyce


Kutu lyce berwarna kuning dan menempel pada permukaan bulu kucing. Saking kecilnya ukuran kutu ini sekilas akan tampak seperti butiran debu. Namun, kalau kita perhatikan dengan seksama, akan terlihat butiran debu itu ternyata bergerak. Selain menyebabkan gatal, kutu ini mengakibatkan bulu kucing menjadi kering dan rontok.


2. Kutu Loncat/Pinjal/Flea


Kutu ini memiliki nama ilmiah Ctenochepalides felis, berwarna coklat, berbentuk pipih, dan besarnya seukuran kutu rambut manusia.
Pinjal hidup pada sebagian besar binatang menyusui. Ciri khas kutu ini adalah gerakannya meloncat-loncat. Cara ini seringkali membuat kucing tertular kutu dari kucing lainnya.


3. Tungau atau Ear Mites

Waspadailah, jika kucing sering menggaruk telinga atau menggelengkan kepalanya secara berlebihan. Ear mites berukuran sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan kaca pembesar. Serangan kutu ini menyebabkan telinga kucing menjadi berbau dan meninggalkan kotoran yang hitam menggumpal.


4. Scabies


Sarcoptes scabiei adalah kutu yang hidup di bawah kulit dan membuat terowongan untuk tempat tinggal koloninya. Aktivitas kutu scabies biasanya meningkat saat kelembaban udara tinggi. Gigitan kutu scabies menimbulkan rasa gatal yang luar biasa dan dapat menular pada manusia. Karena gatal yang luar biasa tersebut, seringkali kucing menggaruk secara berlebihan sehingga menimbulkan luka. Keadaan ini akan memperburuk kondisi kesehatan si kucing.

Itulah jenis-jenis kutu yang paling sering menyerang kucing peliharaan kita. Nah sekali lagi, apabila Ladies mendapati kucing kesayangan sering menggaruk tubuhnya, segeralah bawa periksa ke dokter hewan, ya.
Dokter akan mengidentifikasi jenis kutu yang menyerang, sehingga bisa memberikan pengobatan yang tepat pada sasaran.

Related posts

Leave a Comment