7 Tempat Kuliner Legendaris yang Wajib Dikunjungi saat Berwisata di Semarang

Hai, Smart Ladies!

Jika Yogyakarta dikenal dengan Kota Gudeg, Semarang sering disebut Kota Lumpia yang merupakan ikon makanan Kota Semarang. Selain lumpia, Semarang juga terkenal dengan kulinernya yang khas dan beraneka ragam. Beberapa di antaranya sangat legendaris, mulai dari kue-kue warisan Belanda, camilan hingga resep tradisional yang masih eksis hingga kini.

Cita rasa klasik membuat kuliner legendaris tersebut mampu bertahan di tengah kuliner kekinian. Berikut adalah 7 tempat kuliner legendaris yang wajib Ladies kunjungi saat berwisata di Semarang.

1. Toko Oen

Toko Oen merupakan restoran yang memiliki menu makanan khas campuran Jawa, Eropa, dan Tionghoa. Terletak di Jalan Pemuda 52 Semarang,toko ini dirintis sejak tahun 1922 di Yogyakarta, tetapi yang bertahan hingga sekarang justru cabang Semarang yang berdiri sejak 1936.

Yang khas dan melegenda dari Toko Oen adalah es krim dan kue lidah kucing yang merupakan resep dari Eropa.


Toko Oen / pinterest

2. Pisang Plenet Mbah Toerdi

Kuliner ini berbahan dasar pisang kepok. Cara membuatnya, pisang kepok digepengkan kemudian dibakar, lalu diberi toping coklat, meses, keju, atau yang lainnya.

Meskipun sangat sederhana, sejak didirikan tahun 1960, kuliner ini memiliki banyak penggemar. Jika Ladies ingin menikmatinya, datang saja ke jalan Pemuda Semarang.

pisang plenet / pinterest

3. Soto Bangkong

Soto Bangkong sudah ada sejak 1950. Awalnya, soto ini dijual dengan cara dipikul dari kampung ke kampung, sekarang sudah mempunyai kios besar di jalan Brigjen Katamso yang dulu dikenal dengan jalan Bangkong.

Rasanya yang kaya akan rempah-rempah, berkuah kental, dan menggunakan ayam kampung membuat kuliner ini  berbeda dengan soto pada umumnya.

Soto Bangkong / pinterest

4. Nasi Pindang

Sebenarnya kuliner ini khas Kudus Jawa Tengah, tapi nyatanya nasi pindang di Jalan Gajah Mada Semarang telah ada sejak tahun 1989.

Sepintas, nasi pindang mirip dengan rawon Surabaya atau nasi gandul Pati, memiliki kuah keruh namun rasanya gurih, hanya cita rasa daun melinjo yang menjadi pembedanya.

Nasi Pindang / pinterest

5. Babat Gongso Pak Karmin

Babat gonggo Pak Karmin terletak di Jalan Pemuda, Semarang, dekat Jembatan Berok. Kuliner legendaris ini berjualan ada sejak tahun 1971, sampai saat ini masih eksis dan selalu ramai pembeli, apalagi saat jam makan siang.

Babat gongso / Pinterest

6. Lekker Paimo

Ladies pasti tidak asing dengan lekker, jajanan ini hampir ada di setiap daerah di Indonesia. Namun, lekker Paimo di Semarang menjadi salah satu primadona karena rasa adonannya yang khas.

Topping-nya beraneka ragam, mulai dari yang manis, seperti meses atau cokelat hingga rasa asin, di antaranya keju, telur, dan ada sosis. Harganya masih terjangkau membuat jajanan ini selalu membuat antrean panjang untuk mendapatkannya.

Lekker Paimo buka setiap hari di Jalan Karang Anyar Nomor 37, Semarang.

Lekker / pinterest

7. Wingko Babat Cap Kereta Api

Berwisata ke Semarang tak lengkap rasanya tanpa membawa oleh-oleh, salah satu yang bisa dibawa pulang adalah wingko babat. Jajanan ini terbuat dari tepung ketan dan kelapa parut yang dipanggang, salah satu pionernya adalah wingko babat cap Kereta Api.

wingko babat / pinterest

Menempati bangunan kuno di Jalan Cendrawasih Semarang sejak tahun 1936, wingko babat ini masih bertahan hingga sekarang.

Jika Ladies sedang liburan atau kebetulan singgah di Semarang, jangan lewatkan untuk menikmati kuliner legendaris di atas, ya, dijamin akan ketagihan!

Related posts

Leave a Comment