Nhaya Olshop, Penuhi Kebutuhan Ibu dan Anak

Nhaya As Syifa, seorang ibu rumah tangga cantik ini bersama suami dan kedua anaknya  tinggal di Purwakarta, Jawa Barat. Dalam kesehariannya, Nhaya membantu suami di toko yang menjual barang-barang sembako. Terkadang, timbul keinginan Nhaya punya kegiatan lain untuk mengisi waktu luang di sela-sela kesibukan di toko dan mengurus rumah tangganya. Saat menjelajah dunia maya di media sosial facebook, terlihat di linimasa wara-wiri status dan postingan teman-temannya. Mulai dari status ‘Alhamdulillah, komisi dari marketer dapet sekian’ hingga unggahan foto-foto uang lembaran berwarna merah yang terserak. Hal ini yang menggelitik Nhaya untuk…

PROYEK PERTAMA

Arini merapikan blazer coklat tua yang di kenakannya, menata kembali letak hijab warna coklat muda. Setelah dirasa cukup rapi, dia pun melangkah ke dalam ruangan yang berukuran 4×6.  “Selamat pagi,” ucap Arini. “Silakan masuk,” terdengar suara perempuan menyambutnya.  “Silakan duduk.” Terlihat perempuan anggun dibalut blus warna merah cerah dengan tata rias wajah tipis yang elegan, menyambut kedatangannya. “Saudari Diah Arini?”  Perempuan itu menatapnya dengan tersenyum. Arini mengangguk santun. “Iya, benar.” “Saya sudah membaca proposal kerja anda, sepertinya kami tertarik dengan program yang ditawarkan.” Mungkin ada yang mau di tambahkan?”  “Sepertinya…

Bakpia Oh Bakpia

Alhamdulillah, aku bisa bangun pagi-pagi dan tidak ketinggalan ke Pasar Patang Puluhan. Biasanya kalau pas hari libur, sehabis salat Subuh aku tidur lagi hingga sekitar jam tujuh baru bangun. Itu juga untuk sarapan pagi bareng Eyang dan Bulik Yanti. Setelah dari pasar aku mau ikut Bulik Yanti ke rumah temannya yang punya usaha membuat bakpia, di Kampung Pathuk, Jalan KS Tubun. Bulik mengajakku ke sana untuk membeli bakpia buat camilan di rumah karena persediaan sudah habis. Bulik Yanti harus segera membeli kue itu karena ia tidak mau mendapat masalah. Bakpia…

Tak Ada Pertunangan

Rangkaian bunga tampak indah menghiasi tiap sudut ruangan, berbagai ornamen dan kursi tamu disusun sedemikian rupa siap menyambut para tamu yang menghadiri pesta pertunangan Miranda, adik perempuan semata wayangku. Aku berdiri di samping Mama. Sejak Papa tiada, akulah yang hampir selalu diandalkan untuk mendampinginya. “Eh, pacar kamu mana? Kok, Mama sudah lama gak ada lihat kamu gandeng cewek?” tanyanya sambil terus mengedarkan pandangan dan tersenyum kepada para tamu. “Hmm, memang lagi sendiri aja kok, Ma … ,”jawabku enggan menghindari tatapannya yang tiba-tiba melotot ke arahku. “Hello, Henry handsome, anak mama…

MY SACRIFICE

19 Maret 2219 Laboratorium Flatiron Health, Silicon Valley. USA  “Selamat datang di kehidupan abadi, Rachel!”  Bill menjabat tangan perempuan berkulit coklat yang terbangun dari sebuah ranjang berselimut kain putih. “Ayo, kemari, lihatlah dirimu sekarang!” pinta Bill seraya menuntun gadis itu ke arah cermin. “Rachel Kemala Hayati, welcome to the 23rd century, You look so gorgeous!” puji Bill dengan senyum puas atas hasil proyek spektakularnya terhadap Rachel. Gadis muda bernama Rachel itu tampak masih bingung dan heran atas apa yang terjadi.  Di hadapan cermin besar ia mendapatkan kembali ingatannya perlahan-lahan, sambil…

Menunggumu di Masa Depan

“Retha, kapan datang?“ tanya Martin sedikit terkejut karena seminggu yang lalu dia meninggalkan Retha di tahun 1999. “Tak usah basa-basi Martin! Kenapa kau tinggalkan aku di tahun 1999?“ tanya Retha emosi. Kalau bukan karena Putrajaya dirinya pasti masih berada di masa lalu. “Siapa yang membawamu kembali?“ tanya Martin tanpa merasa bersalah sedikit pun. “Itu bukan urusanmu, sekarang jawab aku! Kenapa kau tinggalkan aku?“ bentak Retha. “Kamu yang memintaku, kemarin kamu bilang, ingin mengetahui seperti apa kehidupan keluargamu di masa lalu,“ jawab Martin, masih tanpa rasa bersalah. Retha terdiam. Memang benar…