Mengusir Batuk yang Tak Kunjung Reda dengan 4 Bahan Alami di Sekitar Kita

Hallo, Smart Ladies!

Batuk sering dikaitkan dengan musim peralihan atau pancaroba, terutama pada negara tropis yaitu antara musim hujan dan kemarau. Saat cuaca seperti itu, ditambah daya tahan tubuh yang kurang bagus akan membuat batuk tidak kunjung reda dan bisa bertahan berminggu-minggu.

Selain mengonsumsi obat pereda batuk, ada beberapa cara alami yang bisa Ladies lakukan untuk meredakannya. Bahannya mudah didapat disekitar kita, tetapi efektivitas obat alami tersebut berbeda pada tiap orang.

Inilah 4 bahan alami yang dapat digunakan untuk meredakan batuk yang membandel.

1. Madu

Madu dianggap sama efektifnya dengan obat batuk yang mengandung dextromethorphan. Namun, jangan memberikan madu pada anak di bawah umur satu tahun.  Hasil penelitian dari The California Departement of Health Service mengungkapkan bahwa 9 sampel madu mengandung bakteri clostridium botulinum, bayi di bawah 1 tahun belum mampu untuk mentoleransi bakteri tersebut. Tingkat kematian akibat bakteri clostridium botulinum mencapai 1,3%.

Selain bisa  diminum langsung dengan takaran dua sendok teh sebelum tidur, madu juga dapat dicampur dengan air hangat atau teh ditambah perasan lemon. Madu terbukti mengurangi batuk dan memperbaiki kualitas tidur di malam hari.

madu / sumber pinterest

2. Berkumur dengan Air garam

Jika batuk yang Ladies derita disertai rasa gatal di tenggorokan, cobalah untuk berkumur dengan air garam. Campurkan ½ sendok teh garam dengan 250 ml air hangat, lalu gunakan untuk berkumur. Hal tersebut bisa mengurangi rasa gatal di tenggorokan.

garam / sumber pinterest

3. Jahe

Seduh beberapa irisan jahe dengan air hangat atau rebus bersama kayu manis dan sereh, lalu minum saat masih hangat. Sensasi panas atau pedas pada jahe dapat mengurangi batuk yang yang tak kunjung reda.

jahe / sumber pinterest

4. Daun Mint

Daun mint mengandung menthol yang dapat mengatasi batuk, dengan cara melegakan tenggorokan dan membantu mengencerkan lendir. Ladies bisa meminum teh mint atau menghirup uap minyak aromaterapi mint saat batuk melanda. Tuangkan tiga sampai empat tetes minyak mint pada 150 ml air panas, tutup kepala dengan handuk, kemudian tarik nafas dalam-dalam tepat di atas baskom yang berisi air mint hangat tersebut.

daun mint / sumber pinterest

Selain Ladies dapat mencoba cara-cara di atas, hal yang tak kalah penting adalah etika batuk. Upaya penyebaran virus penyakit saluran pernapasan ini dapat dikendalikan, proteksi yang paling sederhana adalah menggunakan masker.

Saat kita sedang batuk, jangan menghadap ke orang lain dan sebaiknya tutup mulut dengan sapu tangan atau tisu. Namun, jika terpaksa menutup dengan tangan, jangan lupa harus segera mencuci tangan setiap habis batuk. Satu lagi yang tak kalah penting, jangan membuang dahak sembarangan. Semoga bermanfaat.

Related posts

Leave a Comment