Malas Ibadah? Enggak Lagi, Dong

Halo, Smart Ladies!

Kesibukan dunia yang penuh dengan warna kadang melenakan kita. Tak jarang seperti kehabisan waktu dan tenaga untuk menggapai keduniaan, membuat kita lupa kepada Sang Pemilik Hidup kita.

Ibadah jadi terlewatkan, malah terkadang sampai beberapa hari dilalui  tanpa salat. Pelan tapi pasti kita semakin jauh. Itu sangat membahayakan diri kalau tidak secepatnya berubah.

Nah, berikut tips supaya kita tidak semakin jauh dari Allah dan malas ibadah.


1. Memperbanyak Istigfar

Memohon ampun dan minta pertolongan Allah agar hati selalu terbuka untuk menerima hidayah dan dilembutkan dalam mengerjakan ketaatan.


2. Paksakan Ibadah

Setiap kali malas dan menunda-nunda beribadah, ingat kematian “andai aku mati dalam keadaan seperti ini, bekal apa yang aku punya?”


3. Jangan Pernah Jauh-Jauh dari Alquran

Bacalah Alquran walau hanya satu lembar dalam sehari.

4. Mencari Lingkungan yang Baik

Carilah lingkungan yang bisa mendekatkan diri kepada Allah. Lingkungan yang membawa kepada kebaikan. Ikuti majelis ilmu, jangan tinggalkan kajian.


5. Jangan Merasa Diri telah Berilmu

Hal ini akan menimbulkan penyakit ujub hingga malas beribadah dan menuntut ilmu. Ujub penyakit yang berbahaya. Mempelajari kembali dan murajaah kajian ilmu-ilmu yang pernah dipelajari.

6. Mencari Teman Salihah

Carilah teman yang salihah, teman yang bisa diajak diskusi perihal ilmu agama, mengingatkan dan saling merangkul.

7. Tingkatkan Ibadah

Perbanyak zikir dan amalan sunah lainnya. Jika susah, paksakan diri, insyaa Allah akan terbiasa dan merasa sedih jika tertinggal.

8. Kekuatan Doa

Perbanyak doa dan permintaan kepada Allah untuk kebaikan orang lain. Sejatinya, jika kita mendoakan orang lain, malaikat akan mengembalikan doa dengan berlipat ganda sejumlah orang yang kita doakan.

9. Menuntut Ilmu

Memaksakan hati dan diri kita untuk beribadah menuntut ilmu. Sekuat setan menggoda, jauh lebih kuat lagi kita mengelak dan melawan kemalasan tersebut.

Nah, Smart Ladies, mulailah memaksakan mengubah diri dari sekarang. Jangan sampai penyesalan datang menghampiri saat kita tak bisa melakukan apapun.

Penyesalan selalu datang terlambat. Lakukan sekarang tanpa nanti.

Yutaka Latifah

Yutaka Latifah

Provokator Kebaikan, inisiator Sedekah Nasi Rombongan Purbalingga, Penulis, Relawan, dan Abdi negara
Yutaka Latifah

Latest posts by Yutaka Latifah (see all)

Related posts

Leave a Comment