Dulu Rugi Banyak, Kini Gepuk Ayam Azkia Lahirkan Produk Cokelat Karakter Kekinian

Olahan ayam merupakan salah satu sajian yang digemari berbagai kalangan. Dari sinilah, Susana melihat adanya peluang untuk membuat kreasi baru berbahan dasar ayam. Akhirnya pilihannya jatuh pada olahan gepuk. Gepuk umumnya terbuat dari daging sapi dan memiliki citarasa yang manis, tetapi produk Susana berbeda. Ia mengolah gepuk dengan bahan daging ayam. Gepuk ayam racikannya tersedia dalam tiga pilihan rasa yaitu pedas, asin, dan manis.

Mengusung brand Gepuk Ayam Azkia, wanita yang memiliki dua buah hati itu mantap melangkah. Selama menggeluti bisnis gepuk ayam, perjalanannya tidak selalu mulus.

“Awal-awal gepuk booming sehari sepuluh kilo ayam. Tetapi karena salah perhitungan, saya rugi banyak. Padahal saat itu reseller sedang banyak yang ikut memasarkan. Setelah saya naikkan harga, reseller juga bubar,” tuturnya ketika diwawancara online.

Namun, pengalaman kurang menyenangkan yang pernah dialami, tak lantas membuat wanita 36 tahun tersebut patah arang. Ia terus belajar mengelola bisnis dan mulai merambah pasar online. Susana pun getol memasarkan gepuk ayam buatannya melalui media sosial seperti Facebook serta Instagram.

 

Sumber: Facebook Sanna Azkia

 

Selain citarasa menggoyang lidah, Gepuk Ayam Azkia tidak mengandung bahan pengawet buatan, sehingga aman untuk dikonsumsi. Melayani pesanan ke luar kota, produk gepuk ayam pedas bisa tahan selama kurang lebih dua minggu, sementara gepuk ayam manis dapat bertahan hingga satu bulan. Produk ini dikemas dalam wadah plastik cantik berukuran 125 gram dan 500 gram. Sajian berbahan dasar ayam tersebut praktis dibawa bepergian dan sangat cocok untuk lauk. Lantas apa, sih, bedanya gepuk dengan abon?

“Gepuk persis abon, bedanya gepuk lebih bertekstur dan basah, jadi lebih berasa daripada abon,” jelas wanita kelahiran Madinah itu.

Gepuk Ayam Azkia diproduksi secara home made. Pengolahan, promo, hingga pemasaran, kini dilakukan sendiri. Usaha rumahan yang berlokasi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan tersebut, telah memasuki tahun ketiganya. Hal ini membuktikan bahwa Gepuk Ayam Azkia begitu diminati serta mampu bersaing dengan produk olahan ayam lainnya. Ketika ditanya latar belakangnya mendirikan bisnis, Susana mengaku bahwa ia ingin memiliki usaha sendiri dan berharap kelak dapat mewariskan bisnis kepada anak-cucu.

Sukses berbisnis gepuk ayam, Susana pun mulai melebarkan sayap dengan membuat produk baru yaitu cokelat karakter by Azkia Cokelat. Bentuk cokelat yang lucu, kekinian, dan sudah memiliki sertifikasi halal, merupakan beberapa keunggulan produk tersebut. Konsumen pun tidak perlu ragu memilih kudapan manis ini sebagai camilan keluarga atau sajian pengisi meja di hari raya. Sayangnya, produk cokelat hanya dipasarkan lokal dan dititipkan di mini market setempat.

 

Sumber: Facebook Sanna Azkia

 

“Kenapa saya memilih usaha gepuk dan permen cokelat? Pertama, saya orangnya gampang galau. Gepuk bisa tahan satu bulan. Sedangkan permen cokelat tahan hingga enam bulanan. Setidaknya ini mengurangi kegalauan saya ketika gepuk tidak habis dalam satu kali produksi. Namun sejauh ini, minimal satu minggu gepuk yang saya bikin sudah habis terjual. Alhamdulillah …,” ungkap Susana.

 

Untuk pemesanan gepuk ayam bisa melalui media sosial berikut :

WA : 0852 4872 2727

FB : Sanna Azkia

IG : @sanna_azkia

 

 

 

 

Related posts

Leave a Comment