April April Er Macht Was Er Will

 

Hallo, Smart Ladies! Apa kabar? How are you? Wie geht es euch?

 

Tak terasa, tahun 2019 sudah memasuki bulan April.

Smart Ladies, masih ingatkah pelajaran ilmu pengetahuan alam?

Menurut pelajaran di sekolah dasar (SD), bulan ini masa pancaroba, peralihan dari musim hujan ke musim panas.

Untuk negara-negara di Eropa yang memiliki empat musim bulan April termasuk musim semi.

Namun, benarkah demikian? Mari kita telusuri.

Di Indonesia, ada pembagian musim sebagai berikut, bulan Oktober-Maret adalah musim hujan dan Maret-Oktober adalah musim panas.

Seperti di Indonesia, di Jerman juga ada pembagian musim.

Bulan Desember hingga Februari adalah musim dingin, Maret hingga Mai adalah musim semi, Juni hingga Agustus adalah musim panas, dan September hingga Nopember adalah musim gugur.

Ada peribahasa di Jerman ada yang berhubungan dengan musim, April April er macht was er will, yang berarti, April April dia berbuat sesukanya.

Maksud peribahasa ini, cuaca di bulan April tidak bisa di prediksi apakah akan hujan, hangat, atau bersalju.

Walau untuk poin terakhir, hingga saat ini belum terjadi. Hanya beberapa tahun yang lalu salju sempat turun di akhir bulan Maret, walaupun saat itu sudah memasuki musim semi, tetapi salju turun menyapa bumi. Salju menumpuk sebentar tetapi kemudian hilang tak berbekas.

Seharusnya, musim dingin sudah lewat, memasuki musim semi, cuaca mulai menghangat, matahari mulai berani menampakkan diri.

Akan tetapi, seperti peribahasa tadi, bulan April tidak bisa di tebak.

Berikut catatan harian berkaitan dengan cuaca yang tak menentu di bulan April.

 

Tanggal 1, hari Senin, matahari bersinar. Cuaca sangat hangat, burung-burung bernyanyi.

 

Tanggal 2, hari Selasa, tiba-tiba dingin menyergap disertai angin yang membuat cuaca sangat sejuk.

 

Tanggal 3, hari Rabu, hujan turun membasahi bumi. Walau hanya rintik-rintik, tetapi awet sehari penuh.

 

Tanggal 4, pagi hari gerimis, menjelang siang berhenti, tepat tengah hari, kembali rintik-rintik. Kemudian berhenti total hingga malam tiba.

 

Bagaimana dengan hari Jumat? Penasaran? Tunggu kelanjutannya dalam artikel berikutnya.

 

Natasha Panjaitan-Karg
Natasha Panjaitan-Karg

Latest posts by Natasha Panjaitan-Karg (see all)

Related posts

Leave a Comment