7 Manfaat Tahu untuk Kesehatan

Hai, Smart Ladies!

Tahu adalah makanan yang banyak digemari di Indonesia. Selain murah juga mudah ditemukan di mana saja. Makanan yang dibuat dari olahan kedelai ini mempunyai kandungan protein yang melimpah, kalsium, dan vitamin E.

Tahu mengandung zat besi yang dapat membantu pembuatan hemoglobi, protein dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen. Selain itu, zat isoflavon dalam tahu dapat mengurangi kolesterol jahat.

Berikut sepuluh manfaat tahu bagi kesehatan tubuh :

1. Mengurangi Risiko Kanker

Tahu merupakan sumber selenium, yaitu mineral yang dibutuhkan tubuh agar sistem antioksidan dapat berfungsi dengan baik. Pada kaum pria, mengonsumsi tahu dapat mengurangi risiko kanker prostat.

Zat isoflavon yang terkandung dalam tahu dapat memengaruhi siklus menstruasi dan kadar estrogen pada darah sehingga dapat mengurangi risiko kanker payudara.

2. Memperlambat Proses Penuaan Dini

Tahu dapat mengurangi proses penuaan dini dengan mempertahankan elastisitas kulit dan otot-otot wajah. Masker tahu juga dapat membantu memelihara kesehatan kulit.

Pada wanita menopause, tahu dapat mengurangi risiko tulang keropos karena mengandung kalsium tinggi. Selain itu, tahu dapat membantu menyeimbangkan kadar estrogen pada masa pra-menopause.

3. Meningkatkan Sirkulasi  Darah

Tahu adalah makanan sehat yang mempunyai kandungan zat besi dan tembaga yang dapat meningkatkan sirkulasi darah.  Kandungan nutrisi tersebut juga dapat mencegah gejala anemia dan menjaga organ tubuh tetap bekerja dengan baik.


4. Menjaga Kesehatan Tulang

Tahu juga mengandung mineral seperti seng, selenium, dan mangan. Zat-zat tersebut sangat penting bagi kesehatan tulang. Konsumsi tahu akan dapat menghindarkan tubuh dari penyakit osteoporosis.

5. Makanan Tanpa Lemak Jenuh

Selain memberikan rasa kenyang lebih lama, tahu ternyata juga tidak mengandung lemak jenuh yang merupakan penyebab penyakit jantung, hipertensi, dan berbagai penyakit lainnya.


6. Mengandung Selenium

Tubuh kita memerlukan selenium untuk berfungsinya kelenjar tiroid. Jika tubuh kekurangan selenium akan menyebabkan penyakit hashimoto, yaitu penyakit yang terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang tiroid.


7. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Mengonsumsi tahu setiap hari dapat meningkatkan kesehatan jantung karena tahu mengurangi kadar lipoprotein atau kolesterol jahat dalam tubuh. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi 80 mg isoflavon dapat meningkatkan aliran darah pada 68% pasien penderita strok.

Isoflavon yang terkandung dalam kedelai juga dapat mengurangi peradangan pada pembuluh darah. Mengonsumsi 50 mg protein kedelai setiap hari akan dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Walaupun sederhana, ternyata tahu mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Jika akan dikonsumsi langsung, Tahu lebih baik dikukus, bukan digoreng. Tahu juga dapat diolah menjadi berbagai variasi masakan.

Related posts

Leave a Comment