Simak 7 Bahaya Membakar Sampah bagi Lingkungan

Sampah yang menumpuk memang mengganggu pemandangan, apalagi jika petugas kebersihan telat atau libur beroperasi. Hal inilah yang menyebabkan warga membakar sampah untuk mengurangi tumpukan. Di Luar it, ada sebagian orang yang membakar sampah karena kebeiasaa.

Perlu Ladies ketahui, aktivitas membakar sampah secara teknis diatur undang-undang, lo! Ladies. Hal tersebut dijelaskan pada Pasal 29 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah (UU Pengelolaan Sampah). Jika teknis pembakaran sampah tidak sesuai dengan perundang-undangan, seseorang bisa terjerat sanksi sesuai peraturan daerah setempat. Bahaya apakah yang disebabkan oleh pembakaran sampah? Simak ulasannya!


1. Kabut Asap

Hal umum terjadi pada pembakaran adalah timbulnya asap tebal yang menimbulkan efek buruk bagi orang-orang di sekitarnya. Selain itu, asap tebal yang dihasilkan dapat menurunkan jarak pandang orang yang melintasi daerah pembakaran sampah.


2. Kebakaran

Jika setelah pembakaran sampah api tidak benar-benar mati, inilah pemicu terbesar kebakaran. Angin yang berembus kencang bisa membuat api menyala kembali dan menjalar ke daerah sekitarnya.


3. Penyakit pada Manusia

Pembakaran sampah akan menghasilkan partikel debu halus, gas beracun berupa Benzopirena, dan senyawa berbahaya seperti arsenik, kromium, serta merkuri. Benda-benda ini sangat mengganggu dan membahayakan manusia.

Partikel debu halus akan menyebabkan gangguan pernafasan, gas beracunnya juga dapat menyebabkan kerja jantung terganggu. Selain itu, senyawa-senyawa berbahaya yang dihasilkan dari pembakaran, jika terus-menerus terisap, akan meningkatkan risiko terkena kanker, kerusakan otak, gangguan ginjal, tekanan darah tinggi, dan sebagainya.


4. Gas Formalin

Sampah yang dibakar juga memiliki bahaya tak kasat mata yang mengintai kita, yaitu gas formalin atau gas formaldehida. Tentu saja sangat berbahaya bagi tubuh manusia.


5. Senyawa Fosgen

Fosgen adalah senyawa bersifat membunuh yang dihasilkan dari pembakaran sampah. Senyawa ini bernama fosgen hasil dari pembakaran sampah plastik. Pada masa perang Dunia I, senyawa ini dimanfaatkan sebagai senjata untuk membunuh.


6. Racun Tanaman

Selain manusia, hal lain yang mendapatkan dampak berbahaya dari pembakaran sampah adalah tanaman. Pembakaran sampah plastik akan menghasilkan senyawa kimia dioksin yang dapat merusak tanaman.


7. Kekurangan Oksigen

Pembakaran sampah akan menghasilkan karbondioksida. Jika manusia menghirupnya terus-menerus, maka kinerja hemoglobin dalam darah akan terganggu. Hemoglobin bertugas mengangkut oksigen dalam darah dan mengedarkannya supaya tubuh dapat bekerja dengan baik. Jika hemoglobin terganggu, otomatis suplai oksigen pun terhambat sehingga tubuh kekurangan oksigen. Tubuh yang kekurangan oksigen akan mengalami gejala pusing, mual, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Bijaklah mengelola sampah, agar tidak berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan.

Related posts

Leave a Comment