4 Faktor yang Memengaruhi Rate Premi Asuransi Mobil

Hai, Smart Ladies!

Saat ini, mempunyai asuransi kendaraan bermotor merupakan sebuah kebutuhan.  Meski umumnya asuransi mobil langsung dibayarkan satu paket dengan harga mobil ketika baru dibeli.  Namun, akan lebih baik memilih sendiri jenis asuransi dan premi yang digunakan. 

Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak menentukan berapa premi asuransi yang harus dibayarkan.  OJK hanya memberi rate tertentu yang berbeda-beda dan dipengaruhi berbagai faktor.  Perusahaan asuransi kemudian menghitung premi berdasarkan rate premi yang dikeluarkan oleh OJK.  Premi yang dibayarkan adalah jumlah rate dikalikan harga atau nilai mobil.

Untuk lebih memahami 4 faktor yang mempengaruhi rate premi asuransi mobil, berikut penjelasan singkatnya.


1. Jenis Asuransi

Jenis asuransi yang Ladies pilih akan memengaruhi nilai rate premi.  Ada 3 jenis asuransi yang bisa dipilih, yaitu TLO (total loss only), comprehensive, dan all risk.  Asuransi TLO hanya memberikan perlindungan saat mengalami kerusakan lebih dari 75%.  Asuransi comprehensive memberikan perlindungan pada mobil dengan kerusakan kecil dan besar. Asuransi all risk memberikan perlindungan tambahan seperti saat bencana alam.  Selain ketiga jenis asuransi di atas, premi akan meningkat jika terdapat penambahan perlindungan atau yang disebut perluasan premi.


2. Tahun Produksi Mobil

Tahun produksi mobil juga  memengaruhi resiko yang diterima pihak perusahaan asuransi.  Mobil yang diproduksi lebih dari 5 tahun, tentunya mempunyai rate premi lebih besar.  Ini berkaitan dengan daya tahan mesin mobil setelah digunakan


3. Plat Kendaraan

Huruf pada plat nomor mobil di Indonesia menunjukkan kode wilayah.  Ternyata, ini ikut memengaruhi rate premi asuransi mobil.  Peraturan OJK (SE-OJK) Nomor 6/SEOJK 05/2017 telah membagi rate premi asuransi berdasarkan 3 wilayah besar.  Wilayah tersebut dibagi berdasarkan statistik angka kecelakaan dari kepolisian.  Wilayah satu, mencakup semua daerah Pulau Sumatra dan sekitarnya.  Wilayah ini memiliki rate dengan angka terbesar.  Wilayah dua dengan angka statistik kecelakaan di bawah wilayah satu, mencakup Propinsi DKI Jakarta dan Banten.  Sementara wilayah tiga adalah semua daerah yang tidak termasuk ke dalam wilayah satu dan dua.


4. Penggunaan Mobil

Terakhir, penggunaan mobil sehari-hari juga memengaruhi rate asuransi. Mobil yang digunakan untuk kepentingan umum mempunyai rate lebih tinggi dibandingkan pribadi.

Dengan mengetahui informasi ini, diharapkan Ladies dapat memperkirakan jumlah premi saat mengajukan asuransi, meski sebenarnya pihak asuransi tetap akan membantu . Jangan lupa untuk memilih asuransi yang tepat.  Asuransi terpercaya dengan rate rendah sesuai perlindungan yang didapatkan.  Selamat menjadi konsumen cerdas asuransi!

Sumber gambar: kemudiku.com

Related posts

Leave a Comment