Takdir

Titik Jeha Hari sudah beranjak malam. Kuraih tas di meja dan segera menghubungi Mas Angga. Nada sambung dari ponsel begitu jelas di telinga, tetapi tak ada jawaban. Kuulangi lagi menelepon dan menunggu beberapa saat. Tersambung. Tetap saja tidak diangkat. Penasaran mulai menyerbu kepala, riuh. Untuk ke tiga kalinya kucoba mengklik tombol ulangi sambil komat-kamit mengucap basmalah dengan sepenuh hati.  Tuuuut! Tuuuut! Tuuuut …! Dada mulai bergememuruh. Ya, Allah! Tidak direspon juga. Kenapa, ya? Apa yang terjadi? Ada apa dengan Mas Angga? Seingatku, belum pernah dia mengabaikan telepon meskipun sedang meeting.…

Air Mata Ayah

“Mohon maaf, Pak. Putra Bapak tidak diperkenankan untuk kembali ke sekolah ini sebelum melunasi tunggakan uang sekolah,” ujar petugas  tata usaha sekolah kepada ayahku. “Tolong beri kami waktu, Pak. Kami pasti bayar, hanya saja kini kami belum memiliki uang. Kami sedang mengusahakan menjual rumah kami,” Ayahku berusaha agar aku masih diperbolehkan bersekolah di sini. “Silakan diusahakan cari dulu uangnya, mungkin bisa pinjam saudara, teman, atau kemana saja, saya juga jual apa  saja untuk sekolah anak saya,” ujar petugas itu lagi.  Ayahku terdiam kecewa dan pasrah. Usahanya tidak berhasil, dia hanya…

“Surprise”

Titik Jeha Siang ini, Dewi menyetujui ajakanku untuk makan siang di Cibiuk, Rumah Makan Sunda di Jalan Sukarno Hatta. Wow, alangkah senang hatiku, akhirnya mampu merebut hati gadis idaman itu dari Rendi. Cowok sok alim yang jago karate, anak semata wayang Mak Icah tetanggaku. Untuk pertama kalinya aku akan makan siang bareng dengan cewek, berdua saja. Pengalaman yang selama ini kutunggu dan ingin kurasakan. Duh, betapa indahnya.  Kunaiki motor Ninja kesayanganku dengan semangat menuju ke rumah Dewi. Aku mendadak merasa menjadi laki-laki yang paling gagah sedunia. Rupanya Dewi sudah menunggu…

5 Tips Meninggalkan Anak tanpa Menangis

Meninggalkan Anak Tanpa Menangis

Hai, Smart Ladies! Anak adalah kesayangan orang tua. Namun, tidak selamanya orang tua berada di dekat anak. Ladies yang bekerja, terpaksa meninggalkan bayi ketika masa cuti usai. Ibu yang tidak bekerja juga terkadang terpaksa meninggalkan anak sementara waktu untuk alasan tertentu. Nah, saat akan ditinggal, banyak anak yang menangis. Perasaan ibu tentu tidak tenang apalagi, biasanya anak selalu ada di dekat Ladies. Rasa berdosa terkadang menghantui. Pernahkan Ladies melihat seorang anak yang melambaikan tangan sambil tersenyum manis saat ditinggal ibunya? Itu dapat terjadi bukan karena kurang ikatan batin (bonding) dengan…