Tips Merawat Vagina Sesuai Usia, Ladies Harus Tahu!

Hai, Smart Ladies!

Selain kulit dan rambut, organ intim wanita juga mengalami perubahan seiring bertambahnya usia. Lambat laun, Ladies mungkin akan menyadari kalau bentuk vagina tidak sama seperti beberapa tahun sebelumnya.

Perubahan vagina dimulai ketika wanita telah memasuki masa pubertas. Menginjak masa ini, kita harus lebih telaten dalam menjaga kesehatan vagina. Sebenarnya, vagina mempunyai mekanisme perlindungannya sendiri untuk melawan gangguan dari luar tubuh.

Jika ada kotoran, vagina memiliki cara pembersihan sendiri dengan mengandalkan koloni bakteri normal yang menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam dan sekitar alat vital. Namun, keseimbangan dapat terganggu, jika bila Ladies tidak peduli dengan dengan kebersihan organnya.

Berikut adalah beberapa cara merawat vagina sesuai dengan usia yang bisa Ladies coba. Yuk, kita simak.

1. Merawat Vagina di Usia 20-an

Pada usia ini, hormon seks wanita sedang meningkat pesat, seperti estrogen, progesteron, dan testosteron. Estrogen berfungsi menjaga vagina terlumasi, lembap, elastis, dan asam. Apalagi bagi Ladies yang telah menikah dan aktif berhubungan seksual, pada masa ini vagina berisiko terserang berbagai mikroba penyebab penyakit.

Untuk menjaga agar vagina tetap sehat, dianjurkan untuk rutin buang air kecil setelah berhubungan seks. Hal ini dapat membantu mengeluarkan bakteri yang yang mungin masuk atau menempel pada vagina saat berhubungan intim. Jangan lupa, basuhlah dengan air hingga bersih.

2. Merawat Vagina di Usia 30-an

Memasuki usia ini, perubahan hormon menyebabkan area labia minora mulai menggelap. Faktor pernah melahirkan membuat vagina merenggang dan kehilangan sebagian elastisitanya, bahkan kadang vagina terasa kering.

Pada masa ini, coba mulai menerapkan pola makanan seimbang demi menjaga kesehatan vagina. Makanan yang mengandung probiotik tinggi, seperti yogurt dapat membantu mencegah infeksi dan maslah lain yang dialami vagina.

Selain itu, senam kegel dipercaya dapat membantu merapatkan kembali vagina setelah melahirkan. Senam ini juga bisa memperkuat bagian dasar panggul, mengurangi masalah pada usus, dan kandung kemih.

3. Merawat Vagina di Usia 40-an

Pada wanita, menopause (berhentinya menstruasi) biasanya terjadi direntang usia 45-55 tahun. Sebelum memasuki masa ini, wanita akan mengalami masa pre-menoupause terlebih dahulu.

Kondisi ini ditandai dengan menurunnya kadar estrogen, sehingga membuat dinding vagina menjadi lebih kering. Bagian labia pada vagina tampak lebih longgar karena berkurangnya susunan lemak.

Untuk mengatasi kekeringan pada vagina, Ladies dapat berkonsultasi dengan dokter untuk menggunakan pelumas vagina yang aman. Lakukan pemanasan yang cukup sebelum berhubungan intim, mencoba berbagai posisi baru yang memudahkan gerakan sendi dan otot-otot tubuh.


5. Merawat Vagina di Usia 50 Tahun ke Atas

Saat usia memasuki 50 tahun ke atas, mungkin sudah benar-benar mengalami menapouse. Pada saat ini, menurunnya jumlah estrogen mengakibatkan ukuran vulva, vagina serta leher rahim menjadi lebih kecil dan tampak pucat.

Perawatan vagina pada usia 50 tahun ke atas tidak ada bedanya dengan sebelumnya. Pastikan tetap mengatur pola makan seimbang, olahraga, dan rutin memeriksakan kesehatan terutama yang terkait dengan organ intim.

Itulah beberapa cara merawat vagina yang harus Ladies tahu. Perawatan vagina tidak bisa dilakukan hanya sekali, namun harus dilakukan secara rutin disertai dengan gaya hidup yang sehat.

Para ahli kesehatan menganjurkan untuk selalu melakukan pemeriksaan pap smear secara teratur setiap tiga tahun sekali, dengan tujuan mendeteksi sel kanker dalam leher rahim.

Related posts

Leave a Comment