5 Alasan Mengapa Ladies Perlu Mengukir Jejak Literasi Lewat Buku Antologi

Apa kabar, Smart Ladies? Pada era digital saat ini, menemukan informasi bisa secepat menjentikkan jari. Demikian juga cerpen, novel, atau bentuk tulisan lain bisa diperoleh secara daring.


Gempuran kemajuan teknologi ternyata tidak menyurutkan niat para penulis untuk membuat dokumentasi tulisan dalam bentuk nyata yaitu berupa buku. Kemajuan teknologi ini bahkan makin mempermudah proses pembuatan buku. Pengiriman naskah, rancangan desain buku hingga promosi bisa lebih cepat dilakukan di era digital. Tidak heran jika menjamurlah bisnis pembuatan buku antologi yang melibatkan beberapa pengarang.

Lalu, apa saja keunggulan buku antologi tersebut, sehingga banyak penulis yang memilih jalurnya untuk memperbanyak catatan jejak literasi? Kita simak lima keunggulannya, yuk! 

1. Mudah

Membuat buku antologi bisa dibilang mudah karena tiap penulis cukup membuat satu naskah. Kemudahan ini bisa dilaksanakan dengan syarat jumlah minimal penulis dalam satu buku antologi adalah 20–30 penulis. Hal ini untuk memenuhi jumlah minimalhalaman yang layak untuk menjadi sebuah buku.

2. Murah

Membuat antologi bisa dikatakan murah karena para penulis membayar biaya pembuatannya secara patungan. Penulis biasanya juga hanya diwajibkan membeli satu atau dua buku antologi yang diikutinya.
Dengan model gotong-royong atau membayar secara patungan, biaya pembuatan sebuah buku antologi menjadi lebih terjangkau.

3. Terarah

Dalam satu proyek antologi, biasanya ada penanggung jawab, biasa disebut PJ, yang mengarahkan agar semua tulisan memiliki tema sama.
Keberadaan PJ ini akan membantu penulis untuk mengirim naskah sesuai dengan tema yang disepakati.

4. Terjadwal

Selayaknya sebuah kegiatan bersama, biasanya tiap proyek antologi dibuat jadwal rinci kapan penulisan naskah, pengiriman, editing dan koreksi, sampai pada proses penerbitan dan penjualan. PJ juga bertugas untuk mengoordinasi para penulis untuk mematuhi jadwal yang sudah disepakati bersama.

5. Promo Bersama

Berbeda dengan promosi buku solo yang harus dilakukan sendiri, promosi buku antologi bisa dilakukan bersama-sama oleh semua kontributor. Hal ini tentu membuat pekerjaan promosi lebih ringan.

Nah, Smart Ladies tentu bangga jika apa yang ditulis bisa dicetak dan dan tersebar ke seantero nusantara, bahkan lintas negara.
Dalam sebuah antologi, Ladies hanya salah satu dari sekian penulis yang terlibat. Namun, kontribusi ini bisa menjadi jejak literasi dalam mengasah ketrampilan menulis agar kita lebih siap dan lebih cepat membuat buku solo.

 

Sitatur Rohmah

Sitatur Rohmah

Ibu rumah tangga 4 putra putri yang mulai beranjak remaja. Menulis adalah hobi sekaligus ajang edukasi bagi putra putrinya untuk mencintai dunia literasi.
Sitatur Rohmah

Related posts

Leave a Comment