Sering Tidur di Lantai, Hati-Hati “Bell Palsy” Mengintai

Halo, Smart Ladies!

Apakah Ladies memiliki kebiasaan tidur di lantai? Atau melakukan perjalanan tanpa masker? Jika ya, maka sebaiknya kebiasaan itu segera dihentikan karena bell palsy siap mengintai.


1. Mengenal Penyakit Bell Palsy

Apa itu bell palsy? Bell palsy adalah penyakit kelumpuhan yang menyerang syaraf wajah. Penyakit ini membuat penderitanya kehilangan ekspresi wajah. Meraka tidak mampu tersenyum, kehilangan indra pengecap, telinga terasa berdenging, dan kehilangan reflek untuk bekedip. Sekilas penyakit ini  mirip dengan strok sehingga sering terjadi kesalahan diagnosa. Penyakit ini jarang terjadi dan di Indonesia saja setiap tahun hanya terjadi sekitar 150 kasus.


2. Penyebab Bell Palsy

Penyakit bell palsy biasanya di sebabkan karena saraf wajah terlalu sering terpapar udara yang terlalu dingin. Misalnya, sering tidur di lantai, menggunakan AC berlebihan, dan sering melakukan perjalanan tanpa menggunakan masker.


3. Pengobatan dan Pencengahan Bell Palsy

Serangan bell palsy biasanya mendadak. Gejala awalnya lidah menjadi kaku dan sulit berucap. Dalam 72 jam kondisi penderita makin parah dan wajah menjadi kaku dan kehilangan reflek berkedip. Jika cepat mendapat penanganan, penyakit ini akan pulih dalam hitungan minggu.

Dalam proses penyembuhannya penyakit ini memerlukan kedisiplinan dan kesabaran. Akupuntur adalah solusi terbaik untuk mengembalikan kemampuan respon saraf yang lemah. Biasanya penderita juga memerlukan pendampingan psikiater untuk mengembalikan percaya diri yang hilang karena perubahan wajah mereka, Ladies.

Melindungi diri dari penyakit bell palsy dapat dilakukan dengan cara mengurangi kebiasaan tidur di lantai yang dingin, memakai masker saat bepergian agar angin tidak langsung mengenai wajah, hindari begadang di luar ruangan, dan jaga suhu AC agar tidak terlalu dingin.

Nah, itulah, Smart Ladies. Sedikit cerita tentang bell palsy penyakit yang membunuh ekspresi wajah. Sakit yang juga pernah menyerang  pemain sinetron Samuel Zylguin dan aktor film Rano Karno. Mereka menjadi bukti bahwa bell palsy dapat dipulihkan. Diagnosa  dan penanganan yang tepat dapat membantu proses penyembuhan lebih cepat.

Semoga bermanfaat, Smart Ladies. Sehat selalu and see you  

Related posts

Leave a Comment