Anak Sering Mengalami Bullying? Ajari 8 Cara Ini

Hai, Ladies!

Orang tua mana yang tak sedih jika mengetahui anaknya menjadi korban bullying atau perundungan. Penting bagi orang tua untuk memberi bekal membela diri pada anak agar bisa menghadapi bahaya yang menyerangnya.

Membela diri dalam hal ini bukan berarti dengan kekerasan fisik, tetapi, cara melindungi diri dari kemungkinan terburuk saat terjadi bullying. Berikut 9 strategi yang bisa diajarkan pada anak.


1. Kepercayaan Diri

Cara berjalan yang tenang berani menatap mata, merupakan beberapa sikap yang menunjukan bentuk kepercayaan diri. Latih anak untuk memiliki sikap yang demikian. Bantu anak untuk membangun mental yang kuat dengan bahasa tubuh yang meyakinkan.


2. Membentuk Kelompok Pertemanan

Pelaku bullying  biasanya mengincar anak yang tidak memiliki teman. Jika anak tipe yang malu bergaul, ajari dia untuk menjalin persahabatan dengan anak lain. Kelompok pertemanan sedikit banyak membantu mencegah bullying.


3. Kepekaan Diri

Latih kepekaan pada anak, terutama pada bahaya yang mengintai atau terasa ada yang tidak beres di sekitarnya. Strategi ini memang tidak bisa dilatih dalam satu hari, namun hal ini sangat penting untuk melatih kewaspadaan anak.


4. Hindari Perkelahian

Beri pemahaman pada anak bahwa menghindari perkelahian bukanlah tindakan pengecut. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah kondisi yang lebih buruk.. Ajari anak untuk berlari saat merasa terancam bahaya.


5. Suara yang Tegas

Suara manja dan malu-malu biasanya juga menjadi target bullying. Latih anak untuk memiliki suara yang tegas dan meyakinkan. Hal ini juga melatih kepercayaan diri.


6. Cari Pintu Keluar

Latih anak untuk selalu mencari letak pintu keluar ke mana pun anak pergi. Hal ini sangat berguna jika anak dikepung gerombolan pelaku bullying di ruangan tertentu.


7. Berteriak

Ajari anak untuk mau berteriak saat menghadapi bahaya termasuk bullying. Saat anak berteriak, ia akan mengacaukan konsentrasi lawan dan mengundang bantuan pertolongan. Beri pemahaman bahwa diam dalam keadaan bahaya bukan ide yang baik. 


8. Berlatih Bela Diri

Beberapa pelaku bullying  melakukan penyerangan fisik. Masukan anak kelas bela diri agar dapat membela dirinya kala menghadapi situasi darurat. Menggunakan teknik bela diri bukan berarti agar terlibat perkelahian fisik, tetapi agar ia mampu menggunakan teknik menghindar. Bela diri akan melatih anak untuk menghindari serangan.

Semoga bermanfaat, ya, Ladies.

Related posts

Leave a Comment