Mengenal Budaya Jakarta di Kampung Betawi

Budaya Jakarta di kampung Betawi

Hai, Smart Ladies!

Jakarta mempunyai budaya khas yang sangat berbeda dengan wilayah lain di Pulau Jawa. Tradisi Betawi, sebutan untuk penduduk asli Jakarta, banyak dipengaruhi oleh China dan Eropa (Belanda). Terlihat dari banyaknya peninggalan kedua etnis tersebut di beberapa bagian kota yang masih berdiri.

Penduduk Betawi sendiri semakin tersisihkan ke pinggiran kota. Sedikit sekali orang melestarikan budayanya. Keunikan khas Jakarta yang dikenal hanya dialek atau bahasanya. Padahal, sama dengan suku lain, Betawi memiliki banyak tradisi dan budaya yang patut dilestarikan.

Oleh karena itu, Pemerintah Daerah DKI Jakarta melalui Gubernur Sutiyoso, meresmikan suatu daerah di selatan Jakarta sebagai cagar budaya yang disebut Kampung Betawi Setu Babakan pada 8 Agustus 2000. Gubernur saat itu melihat Setu Babakan sebagai salah satu wilayah yang terjaga keasliannya. Masyarakat di sini masih banyak yang memegang teguh tradisi.

Setelah 17 tahun, Kampung Betawi terus berbenah diri. Kampung Betawi yang terletak di Jalan Muhammad Kahfi RT 13 RW 8 Srengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan semakin ramai. kampung yang berbatasan dengan kota Depok, Jawa Barat dan Tangerang Selatan, Banten ini juga menjadi destinasi wisata murah yang mengesankan.

Jika berkunjung ke Kampung Betawi, Ladies akan menemukan banyak kekhasan budaya yang mungkin sudah jarang ditemui di tempat lain seperti berikut.


1. Rumah Betawi

Rumah-rumah di sini meski sudah mulai padat, kebanyakan masih bergaya Betawi dengan halaman luas. Di tengah kampung terdapat setu atau danau kecil yang sering digunakan sebagai area pemancingan.


2. Kuliner Betawi

Ladies mau mencoba berbagai makanan tradisional Betawi? Hampir semua makanan khas Betawi ada di sini, antara lain kerak telor, tauge goreng, laksa, soto Betawi, dan soto tangkar. Semua makanan tersebut dijamin menggoyang lidah penyuka wisata kuliner.


3. Kesenian Betawi

Kesenian Betawi yang sudah jarang dipertunjukkan ada di Setu Babakan. Pemerintah memfasilitasi beberapa sanggar tari dan kesenian lain untuk tetap lestari dan berkembang. Masyarakat yang yang tertarik dengan kesenian betawi dapat mempelajari kesenian di sini. Pada hari tertentu, pertunjukan kesenian, seperti silat Betawi, gambang kromong, gambus, qasidah, dan hadroh menjadi suguhan untuk menarik pengunjung.

Terbayangkan keseruan mengenal budaya Betawi di Setu Babakan? Bagi Ladies yang merupakan penduduk asli Jakarta, tempat ini bisa menjadi pengobat rindu akan kekhasan Betawi tempo dulu.

Related posts

Leave a Comment