5 Pohon Kakao Khas Indonesia Ini Dijamin Menggoyang Lidah Penggemar Cokelat

Kakao Khas Indonesia

Hai Smart Ladies!

Sebagian besar brand cokelat yang beredar di Indonesia berasal dari Swis, Belanda, dan negara-negara lain di wilayah tersebut. Tetapi tahukah Smart Ladies, ternyata biji kakao sebagai bahan dasar cokelat sebagian besar ditanam di Asia Tenggara. Bahkan, meski tidak seterkenal kopi, kakao Indonesia cukup diminati negara-negara dunia.

Yang menakjubkan, dengan kondisi geografis dan iklim di Indonesia, beragam rasa cokelat dapat dihasilkan. Tidak hanya cokelat dengan rasa manis agak pahit seperti yang Ladies ketahui. Mau tahu bagaimana rasa cokelat dari pohon kakao khas Indonesia? Yuk simak sedikit penjelasan di bawah ini.

1.  Kakao Pidie Jaya, Aceh

Pohon kakao yang ditanam di Aceh ini termasuk jenis Trinanatario. Salah satu jenis kakao yang bentuk buahnya bermacam-macam, produktivitas tinggi, dan hanya membutuhkan fermentasi singkat untuk pengolahan.
Di Pidie, kakao ditanam berdampingan dengan tembakau. Ditambah dengan kelembaban iklim wilayahnya, cokelat yang dihasilkan sedikit pahit bercampur pedas cukup kuat, serta aroma tembakau.

2. Kakao Tabanan, Bali

Di Bali saat ini juga banyak dibudidayakan pohon kakao. Bahkan beberapa brand cokelat Bali, seperti Pod Cokelat dan Delicacao sudah cukup terkenal.
Kakao yang ditanam pada tanah dengan kandungan asam tinggi di Tabanan, Bali menghasilkan cokelat dengan rasa karamel , frutty, dan berry. Cokelat rasa dan aroma buah.

3. Kakao Tanazozo, Flores

Sedikit berbeda dengan perkebunan kakao di wilayah lain, kakao di Tanazozo, Flores merupakan jenis tanaman organik. Ditanam berdampingan dengan perkebunan kopi dan cengkeh menjadikan cokelat yang diolah beraroma cengkeh dan kopi. Berkat keunikan ini, kakao Tanazozo banyak digunakan sebagai bahan campuran berbagai masakan yang memerlukan cokelat oleh banyak chef di dunia.

4. Kakao Glenmore, Jawa Tengah

Perkebunan kakao di Glenmore, Jawa Tengah sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda. Mirip dengan kondisi tanah di Bali, tanah Glemore juga mempunyai kadar asam tinggi. Jenis kakao Trinatario yang ditanam di sini menghasilkan cokelat dengan rasa sedikit asam, berry menyegarkan dipadu rasa manis madu.

5. Java Criolo

Crolo adalah jenis kakao yang langka di dunia. Varietas ini banyak ditanam di Pulau Jawa. Biji kakao terkenal memiliki mutu sangat baik dengan tekstur kasar, tetapi rasanya sangat lembut. Kandungan lemak cokelat yang berasal dari kakao Java Crilio lebih tinggi dari cokelat jenis lain. Harga cokelat yang dihasilkan juga cukup mahal.

Nah, Smart Ladies cukup banyak bukan pohon kakao khas Indonesia? Kalau dipikir-pikir seharusnya petani cokelat di Indonesia cukup kaya dengan hasilnya. Namun, mereka banyak yang tidak mengetahui pasar cokelat di dunia. Cokelat dengan brand Indonesia juga kebanyakan masih diproduksi dengan skala kecil.

Demikian artikel tentang pohon kakao khas Indonesia ini. Jika Smart Ladies kebetulan berkunjung ke daerah-daerah di atas, jangan lupa membeli cokelat yang diproduksi sebagai oleh-oleh. Membeli produk Indonesia adalah wujud cinta tanah air.

Related posts

Leave a Comment