Marak Mom Shaming, Ini 7 Alasan Dibaliknya!

Smart Ladies, mom shaming adalah tindakan mempermalukan, menghakimi, bahkan menghujat seorang ibu atas pola asuh yang diterapkan pada anak-anaknya. Hal ini sebenarnya sudah lama terjadi. Hanya saja di era milenial, media sosial turut memperburuk kondisi.

Dampak dari mom shaming sangat memengaruhi psikis seorang ibu. Saat mengalaminya, otak akan bereaksi secara kimia yang bisa membuat trauma mendalam. Hal ini akan berefek pada kesehatan mental orang tua dan otomatis berimbas ke buah hati.

Penyebab orang melakukan tindakan mom shaming, antara lain:


1. Bosan atau Jenuh

Rutinitas sehari-hari yang sama membuat seseorang merasa bosan dan jenuh. Rasa ini akan memicu tindakan untuk mencari pelampiasan lain. Salah satunya melakukan mom shaming.


2. Marah

sumber pexels

Seorang yang memendam rasa marah di dalam hatinya, akan mencari cara mengeluarkan emosinya. Marah dengan keadaan yang tak seberuntung dan sebaik orang lain atau kemarahan kepada anak yang tak mungkin diungkapkan.


3. Iri

Pelaku mom shaming bisa jadi karena mengalami rasa iri terhadap ibu lain. Rasa ini muncul karena ketidakmampuan dan ketidakberdayaan dalam banyak faktor.


4. Repot

Seorang ibu mempunyai banyak kesibukan yang menguras waktu dan tenaga. Kondisi ini bisa memicu tingkat stres dan berujung pada kemarahan. Emosi yang tak terkontrol akan muncul dalam bentuk hujatan dan kritikan kepada orang lain.


5. Letih

sumber pexels

Kesibukan mengurus rumah tangga, anak, ditambah ibu yang juga bekerja, pastinya menimbulkan rasa lelah dan letih. Hal ini akan mengakibatkan pada ketidakstabilan emosi dan penyaluran yang tidak sehat.


6. Kehilangan Jati Diri

Smart Ladies, beban seorang ibu sangat berat. Rumah yang tidak pernah rapi, anak yang selalu rewel, dan persoalan lainnya adalah beberapa faktor yang bisa membuat otak mati, karena selalu menghadapi hal yang sama. Ini menyebabkan ibu akan terjangkit rasa kehilangan jati diri.


7. Ingin Diakui

Pelaku mom shaming biasanya merasa lebih pintar, lebih tahu, dan lebih mahir namun tak mendapatkan penghargaan dalam kehidupannya. Mengritik dan menghujat orang lain adalah cara mendapatkan pengakuan dan perhatian.

Kadang tanpa sadar kita turut melakukan mom shaming kepada ibu lain. Hal ini dikarenakan akumulasi rasa di atas. Bagaimana cara mengatasinya? Sering-seringlah meluangkan waktu untuk me time. Cari kegiatan yang bisa dijadikan penyaluran energi dan pikiran sebagai bentuk aktualisasi diri. Menjadi ibu adalah tugas berat, seharusnya kita saling mendukung bukan malah menghujat.

Related posts

Leave a Comment