Mengalami Kecelakaan di Rumah? Ini Pertolongan Pertama yang Wajib Diketahui

Hai, Smart Ladies!

Kecelakaan-kecelakaan kecil dapat terjadi pada buah hati saat mereka beraktivitas di dalam rumah. Hal ini sulit dihindari, orang tua tidak dapat mengawasi mereka selama 24 jam. Jika hal ini terjadi, pertama-tama tenanglah dan pikirkan apa yang harus dilakukan. Beberapa tips untuk membantu saat pertolongan pertama adalah:


1.  Air panas

Pada kecelakaan akibat tersiram air panas, prinsipnya berikan yang dingin-dingin terlebih dahulu, misalnya air keran yang mengalir. Biarkan luka terkena air sekitar 20-30 menit. Sifat dingin air akan mampu meredam warna merah di sekitar luka. Adapun penggunaan odol, sebaiknya dihindari karena bersifat panas sehingga bisa mengakibatkan luka akan semakin terbakar.


2. Luka Teriris

Bersihkan dahulu bagian luka teriris dengan air, lalu beri antiseptik. Jika lukanya kecil tidak perlu ditutup, tetapi jagalah agar tidak terjadi infeksi. Jika lukanya besar, dalam, dan terus berdarah, segera bawa anak ke rumah sakit untuk dijahit.


3. Memar Akibat Jatuh

Pada luka memar akibat jatuh, cukup berikan salep peredam memar. Jika sampai bengkak dan daerah memar tidak bisa digerakkan, segera kunjungi dokter. Bisa jadi, ada bagian tubuh yang retak atau patah.


4. Mimisan

Biasanya mimisan disebabkan pecahnya pembuluh darah yang tipis pada hidung. Tekan agak keras pada bagian pangkal hidung. Jangan mendongak karena hal ini tidak akan menghentikan darah. Tekan  10 – 15 menit. Jika belum berhenti, silakan kunjungi dokter untuk dipasang tampon.


5. Luka Bakar karena Api

Luka bakar mempunyai derajat. Derajat satu, jika terbakar sinar matahari.Penanganannya sama dengan luka tersiram air panas. Jika sudah timbul gelembung-gelembung berarti sudah sampai  derajat dua dan anak harus dibawa ke dokter.


6. Keracunan Makanan

Perbanyaklah  minum air untuk mengatasi terjadinya dehidrasi akibat keracunan makanan. Sebaiknya tambahkan larutan garam dan gula. Pemberian obat anti diare membantu memadatkan feses dan berguna menyerap racun  di dalam usus, seperti alumunium hidroksida atau kaopectate.


7. Tersedak

Pada kasus tersedak makanan, penolong merangkul anak dari belakang dan tekan perutnya. Bila terjadi pada bayi, tengkurapkan bayi dan pukullah daerah punggungnya.


8. Terkilir

Terapkan prinsip RICE ( Rest, Ice, Compress, Elevation). Istirahatkan anak, lalu bagian yang terkilir dikompres dengan es. Kompreslah dengan cara membalutkan kain dengan es pada bagian tersebut. Bagian tubuh yang terkilir diposisikan lebih tinggi dan diberi bantalan. Selanjutnya, bawalah anak ke pemijat profesional agar tertangani dengan baik.

Sebuah kecelakaan bisa terjadi di mana saja, tidak terkecuali saat berada di rumah. Kejadian-kejadian kecil misalnya tidak sengaja menyenggol benda panas, tersayat benda tajam, atau terjatuh terkadang sulit dicegah. Tidak perlu panik, informasi di atas dapat membantu mengatasi masalah kecelakaan tersebut. Selain itu, Ladies harus tetap menjaga buah hati dengan baik. Pastikan ada pendamping saat anak-anak balita bermain.

Related posts

Leave a Comment